Berita Bengkulu Selatan
Libur Tahun Baru 2025, Nelayan di TPI Pasar Bawah Bengkulu Selatan Kebanjiran Rezeki
Tahun baru 2025 menjadi suatu keberuntungan bagi nelayang yang ada di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pantai Pasar Bawah Bengkulu Selatan
Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Hendrik Budiman
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Tahun baru 2025 menjadi suatu keberuntungan bagi nelayang yang ada di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pantai Pasar Bawah Bengkulu Selatan, dimana banyak pengunjung dari luar daerah yang datang untuk membeli ikan laut.
Dikatakan salah satu nelayan Saiful (41) bersyukur ikut kebanjiran rezeki dari pembeli luar daerah yaitu Pagar Alam Sumatera Selatan yang banyak sekali berkunjung ke TPI untuk membeli ikan laut
“Pembeli dari kemaren hingga hari ini kebanyakan dari daerah Pagar Alam, suatu keberuntungan bagi kami sebagai nelayan karena biasa sehari itu mendapat penghasilan kotar Rp 3 Juta kotar dan sekarang saat tahun baru bisa mencapai sehari penghasilan kotornya Rp 7 juta,” ujar Saiful yang sudah menjadi nelayan selama 23 tahun saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Kamis (2/1/2025).
Namun, Saiful juga menggeluhkan sudah 2 bulan yang lalu ini cuaca ekstream dan angin kencang sehingga nelayan tidak bisa untuk pergi melaut, menyebabkan nelayan tidak menangkap ikan dan mengharuskan untuk mengambil ikan dari luar daerah seperti Lampung.
“Kalau ikan tidak ada kami menggambil stok ikan dari Lampung,” jelas Saiful.
Adapun harga jual ikan sanggat berpariasi tergantung jenis ikan yang dijual, namun saat cuaca buruk ini harga ikan sedikit menaik dari harga biasanya yaitu mulai Rp 20 hingga Rp 60 menjadi Rp 40 hingga Rp 60 keatas.
“Jadi selain kurangnya penangkapan ikan yang disebabkan cuaca buruk, harga yang di jual pedagang pun juga naik, karena stok ikan yang sedikit dari hari biasanya,” kata Saiful.
Saiful berharap, semoga cuaca ekstream ini cepat berlalu dan kembali normal, sehingga para nelayan tidak kesusahan untuk melaut dan mencari ikan.
Karena ini adalah sember pencarian dan rezeki untuk memenuhi ekonomi dan kebutuhan bagi keluarga para nelayan.
“Kami berharap cuaca cepat membaik, untuk kebutuhan dan keluarga karena mayoritas kami yang ditinggal di pesisir pantai bekerja sebagai nelayan,” harap Saiful.
| Oknum Camat Ngamuk Pecahkan Meja Sekolah, Bupati Bengkulu Selatan Buka Suara Soal Sanksi |
|
|---|
| Nasib Oknum Camat di Bengkulu Selatan Ngamuk Pecahkan Meja Sekolah Kini Dinonaktifkan |
|
|---|
| Kronologi Camat Ngamuk Pecahkan Meja di SMPN 1 Bengkulu Selatan karena Tak Terima Nilai Anak Rendah |
|
|---|
| Reaksi Sekda soal Oknum Camat di Bengkulu Selatan Ngamuk-Pecahkan Meja Gegara Nilai Anak Rendah |
|
|---|
| Kepala SMPN 1 Bengkulu Selatan Buka Suara Soal Oknum Camat Rusak Meja Tak Terima Nilai Anak Rendah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/TPI-Pantai-Pasar-Bawah-2025.jpg)