Kamis, 4 Juni 2026

Berita Bengkulu Selatan

Libur Tahun Baru 2025, Nelayan di TPI Pasar Bawah Bengkulu Selatan Kebanjiran Rezeki

Tahun baru 2025 menjadi suatu keberuntungan bagi nelayang yang ada di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pantai Pasar Bawah Bengkulu Selatan

Tayang:
Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Hendrik Budiman
Nur Rahma Sagita/TribunBengkulu.com
Kondisi TPI Pantai Pasar Bawah ramai dikunjungi pembeli dari luar daerah saat tahun baru 2025, Kamis (2/1/2025). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Tahun baru 2025 menjadi suatu keberuntungan bagi nelayang yang ada di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pantai Pasar Bawah Bengkulu Selatan, dimana banyak pengunjung dari luar daerah yang datang untuk membeli ikan laut.

Dikatakan salah satu nelayan Saiful (41) bersyukur ikut kebanjiran rezeki dari pembeli luar daerah yaitu Pagar Alam Sumatera Selatan yang banyak sekali berkunjung ke TPI untuk membeli ikan laut

“Pembeli dari kemaren hingga hari ini kebanyakan dari daerah Pagar Alam, suatu keberuntungan bagi kami sebagai nelayan karena biasa sehari itu mendapat penghasilan kotar Rp 3 Juta kotar dan sekarang saat tahun baru bisa mencapai sehari penghasilan kotornya Rp 7 juta,” ujar Saiful yang sudah menjadi nelayan selama 23 tahun saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Kamis (2/1/2025).

Namun, Saiful juga menggeluhkan sudah 2 bulan yang lalu ini cuaca ekstream dan angin kencang sehingga nelayan tidak bisa untuk pergi melaut, menyebabkan nelayan tidak menangkap ikan dan mengharuskan untuk mengambil ikan dari luar daerah seperti Lampung.

“Kalau ikan tidak ada kami menggambil stok ikan dari Lampung,” jelas Saiful.

Adapun harga jual ikan sanggat berpariasi tergantung jenis ikan yang dijual, namun saat cuaca buruk ini harga ikan sedikit menaik dari harga biasanya yaitu mulai Rp 20 hingga Rp 60 menjadi Rp 40 hingga Rp 60 keatas.

“Jadi selain kurangnya penangkapan ikan yang disebabkan cuaca buruk, harga yang di jual pedagang pun juga naik, karena stok ikan yang sedikit dari hari biasanya,” kata Saiful.

Saiful berharap, semoga cuaca ekstream ini cepat berlalu dan kembali normal, sehingga para nelayan tidak kesusahan untuk melaut dan mencari ikan.

Karena ini adalah sember pencarian dan rezeki untuk memenuhi ekonomi dan kebutuhan bagi keluarga para nelayan.

“Kami berharap cuaca cepat membaik, untuk kebutuhan dan keluarga karena mayoritas kami yang ditinggal di pesisir pantai bekerja sebagai nelayan,” harap Saiful.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved