Jumat, 5 Juni 2026

Berita Kota Bengkulu

Target PAD 2024 Kota Bengkulu dari Retribusi Pasar Tidak Tercapai

Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bengkulu, dari sektor retribusi pasar tahun 2024, jauh dari tujuan yang telah ditetapkan

Tayang:
Aghisty Firan Marenza/TribunBengkulu.com.
Kepala Disperindag Kota Bengkulu, Bujang HR. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Aghisty Firan Marenza 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bengkulu tahun 2024 dari sektor retribusi pasar tidak terpenuhi. 

Berdasarkan laporan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bengkulu, PAD yang berhasil terkumpul hanya Rp 1,4 miliar.

Sedangkan targetnya adalah sebesar Rp 2,5 miliar.

Kepala Disperindag Kota Bengkulu, Bujang HR, mengungkapkan, beberapa faktor yang menyebabkan ketidakcapaian sasaran tersebut, salah satunya adalah kondisi pasar yang tidak memadai dan tidak menarik bagi para pedagang.

“Pendapatan asli daerah kita tahun ini masih jauh dari sasaran sebesar Rp2,5 miliar tersebut. Kita sudah berusaha sebaik mungkin, namun hanya mampu mencapai Rp1,4 miliar,” ujar Bujang Sabtu, (4/1/2024).

Bujang menjelaskan, bahwa banyak pasar di Kota Bengkulu yang sudah tidak layak. Beberapa pasar bahkan ditinggalkan pedagang karena dianggap tidak memadai, seperti lantai dua Pasar Minggu yang sepi, serta situasi Pasar Barukoto yang memprihatinkan.

Sebagai langkah perbaikan, Bujang menegaskan bahwa pihaknya akan mengoptimalkan empat pasar utama di Kota Bengkulu pada tahun 2025, yaitu Pasar Panorama, Pasar Barukoto , Pasar Jangkar dan Pasar Minggu.

"Optimasi ini akan mencakup peningkatan menyeluruh, termasuk restorasi pasar yang rusak berat. Kami juga akan mengatur ulang pedagang yang berjualan di luar pasar agar mereka kembali menempati tempat yang telah disediakan," jelasnya.

Untuk Pasar Barukoto, peningkatan akan difokuskan pada lantai satu.

Rencananya, pedagang buah akan dipindahkan ke pasar tersebut agar lebih teratur. 

"Kami harap, dengan usaha perbaikan ini, sasaran PAD dari retribusi pasar di tahun berikutnya dapat tercapai," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved