Senin, 8 Juni 2026

Timnas Indonesia

Patrick Kluivert Ternyata Pernah Terlilit Utang Judi, Diduga Terlibat Pengaturan Skor dan Mafia Bola

Media Belanda, De Volkskrant, pernah memberitakan Patrick Kluivert terlibat masalah utang judi mencapai 1 juta Euro.

Tayang:
Ist
Media Belanda, De Volkskrant, pernah memberitakan Patrick Kluivert terlibat masalah utang judi mencapai 1 juta Euro. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Kandidat pelatih timnas Indonesia, Patrick Kluivert ternyata pernah terlilit utang dan bahkan diduga terlibat pengaturan skor dan mafia bola.

Media Belanda, De Volkskrant, pernah memberitakan Patrick Kluivert terlibat masalah utang judi tersebut.

Kala itu Patrick Kluivert bahkan sempat diperas oleh kelompok kriminal akibat utang judi tersebut.

Disebutkan, Patrick Kluivert memiliki utang lebih dari 1 juta Euro saat itu.

Kejadian itu terjadi saat Patrick Kluivert menjabat sebagai pelatih tim kedua FC Twente. 

Dalam pemberitaan tersebut, memang tidak disebutkan Patrick Kluivert terlibat dalam pengaturan skor.

Namun belakangan dugaan Patrick Kluivert terlibat pengaturan skor menguat setelah namanya dikaitkan dengan timnas Indonesia.

Kasus tersebut kini menjadi sorotan lantaran menyenggol integritas Patrick Kluivert.

Apalagi sepak bola di Indonesia masih sangat erat dengan isu pengaturan skor atau match fixing dan titip pemain Timnas.

Rekam Jejak Patrick Kluivert 

Patrick Kluivert memiliki prestasi mentereng saat menjadi pemain sepak bola.

Ia tercatat memiliki caps bersama timnas Belanda dalam 79 pertandingan.

Dari semua pertandingan bersama Oranje, Patrick Kluivert mampu menciptakan 40 gol.

Tak heran jika Patrick Kluivert menjadi sosok yang cukup melegenda di Belanda.

Di level klub, Patrick Kluivert pernah membela beberapa klub papan atas Eropa.

Seperti, Ajax Amsterdam, AC Milan, Barcelona, Newcastle, Valencia, PSV Eindhoven dan mengakhiri karier di Lille.

Tidak Cemerlang Sebagai Pelatih

Prestasi sebagai pemain tak dibarengi saat Patrick Kluivert menjadi pelatih.

Saat ini saja, Patrick Kluivert berstatus tanpa klub.

Dia baru saja didepak dari tim asal tim kasta pertama Liga Turki, Adana Demirspor.

Di klub tersebut dia mencatatkan rekor yang kurang apik dengan delapan kemenangan, enam seri, dan enam kali kalah.

Pengalamannya memimpin timnas dapat dibilang sudah malang-melintang.

Ia pernah menjadi asisten pelatih Timnas Belanda, pelatih interim Timnas Curacao hingga asisten pelatih Kamerun.

Profil Patrick Kluivert

Nama: Patrick Stephan Kluivert

Tempat lahir: Amsterdam

Tanggal lahir: 1 Juli 1976 (48 tahun)

Kewarganegaraan: Belanda-Suriname

Lisensi kepelatihan: Lisensi Pro Kontinental

Formasi favorit: 4-2-3-1

Karier Kepelatihan Patrick Kluivert

AZ Alkmaar sebagai pelatih striker 2008-2009

Brisbane Roar sebagai asisten pelatih 2010-2010

NEC Nijmegen sebagai pelatih striker 2010-2011

FC Twente II sebagai pelatih kepala 2011-2013

Timnas Belanda sebagai asisten pelatih 2012-2014

Timnas Curacao sebagai pelatih kepala 2015-2016

Ajax U19 sebagai asisten pelatih kepala 2016-2016

Timnas Curacao sebagai asisten penasihat strategis 2016-2018

PSG sebagai direktur olahraga 2016-2017

Timnas Kamerun sebagai asisten pelatih 2018-2019

Barcelona sebagai manajer akademi 2019-2021

Timnas Curacao sebagai pelatih interim 2021-2021

Adana Demirspor sebagai pelatih kepala 2023-2023

Dipecat dari Klub Turki Adana Demirspor

Menurut laman resmi Transfermarkt, kali terakhir Kluivert menjabat pelatih kepala yakni bersama klub Turki, Adana Demirspor, pada 2023.

Selama menjadi pelatih Adana Demirspor, Patrick Kluivert mencatat 20 pertandingan.

Sebelumnya, Kluivert sempat menjadi pelatih interim Curacao pada Mei hingga Oktober 2021 dan pernah menjabat manajer akademi Barcelona pada Juli 2019 hingga Juni 2021.

Sebelum itu, Kluivert menjabat sebagai asisten pelatih Timnas Kamerun selama satu tahun.

Cerita menarik dibagikan Kluivert soal terakhir kali ia menukangi sebuah tim, tepatnya saat bersama Adana Demispor.

Menurutnya, ia tidak dipecat melainkan menyudahi kerja sama dengan kesepakatan bersama di saat Adana Demispor tampil lebih baik.

"Kami mengakhiri kontrak melalui kesepakatan bersama. Kami telah melakukannya dengan sangat baik dan bahkan fantastis dalam konteks Eropa," kata Patrick Kluivert, dikutip TribunBengkulu.com dari Superball.

Hingga masalah pun muncul ketika manajemen Adana Demispor disebut tidak menggaji para pemain dan staf pelatih selama berbulan-bulan.

Kluivert mengaku bisa hidup beberapa bulan tanpa gaji, tetapi ia juga memikirkan pemain dan staf lain yang terdampak.

Ditambah Adana Demispor menelan kekalahan dari Sivasspor, Kluivert pun dipanggil manajemen hingga disepakati berakhirnya kerja sama.

"Kami melakukannya dengan baik dan mencapai hasil yang baik, tetapi pada satu titik kami tidak menerima gaji."

"Pertama satu bulan, lalu dua, lalu tiga. Pada titik tertentu para pemain juga mulai mengeluh."

"Selama pelatihan, mereka mulai menyadari bahwa mereka juga tidak dibayar."

"Saya bisa hidup tanpa uang untuk sementara waktu, tapi staf saya dan para pemain juga harus membayarnya."

"Pada satu titik kami kalah dari Sivasspor dan kemudian direktur teknis dan orang yang melakukan negosiasi mendatangi saya."

"Mereka menginginkan kesepakatan bersama. Mereka tidak ingin melanjutkan, begitu pula saya," kata Kluivert lagi.

Meski begitu, Kluivert dibuat jengkel dengan pernyataan Adana Demispor terkait alasan pemutusan kontrak.

Kluivert disebut tidak lagi memiliki kompetensi dalam memilih pemain dan menjalankan strategi terbaik hingga tim menelan kekalahan.

Ditambah saat itu ia belum mendapatkan tunggakan gaji dari Adana Demispor, kasus ini bahkan sudah sampai ke FIFA.

"Mereka merasa saya tidak lagi punya keunggulan dalam seleksi, tapi ternyata tidak demikian. Kami berada di urutan keempat."

"Terserah FIFA, saya akan mendapatkannya (gaji yang belum dibayar) pada akhirnya, tapi itu menjengkelkan," pungkasnya.

Dibocorkan Jurnalis Italia

Mantan pemain timnas Belanda, Patrick Kluivert dikabarkan telah sepakat menjadi pelatih timnas Indonesia dengan kontrak 2 tahun dan opsi perpanjangan jika lolos Piala Dunia.

Hal itu diungkapkan oleh jurnalis sepak bola ternama Italia, Fabrizio Romano melalui cuitan X (twitter) akun pribadinya.

Terkait hal itu, hingga saat ini PSSI belum mengeluarkan pernyataan resmi.

Namun Ketua PSSI, Erick Thohir telah membenarkan bahwa Patrick Kluivert menjadi salah satu calon pengganti Shin Tae-yong menukangi timnas Indonesia.

Nantinya, pelatih berusia 46 tahun itu akan bertugas menjadi juru taktik timnas Indonesia menggantikan Shin Tae-yong.

Sebelumnya PSSI telah memutuskan untuk memecat Shin Tae-yong dari kursi pelatih timnas Indonesia.

PSSI harus membayar pesangon untuk Shin Tae-yong karena kontraknya masih ada sampai Desember 2027.

Usai memecat Shin Tae-yong, PSSI memastikan bahwa pelatih baru nanti berasal dari Belanda.

Pelatih itu akan datang ke Indonesia pada Sabtu (11/1/2025).

Nantinya, ia akan diperkenalkan secara resmi oleh PSSI kepada awak media pada Minggu (12/1/2025).

Pelatih tersebut memang tidak disebutkan namanya.

Namun kabarnya merucut ke Patrick Kluivert.

Hal ini juga dibenarkan oleh jurnalis ESPN, Fabrizio Romano.

Fabrizio Romano bahkan memastikan Patrick Kluivert sudah melakukan tanda tangan kontrak dengan PSSI.

Sebelum menukangi timnas Indonesia, Patrick Kluivert sudah tidak lagi menjadi pelatih selama satu tahun terakhir.

Terakhir kali ia bertugas sebagai pelatih klub Turki, Adana Demirspor, pada 1 Juli 2023 sampai 4 Desember 2023. 

"Patrick Kluivert telah menandatangani kontrak sebagai pelatih kepala baru timnas Indonesia."

"Kesepakatannya sudah selesai," tulis Fabrizio Romano, dikutip Bolasport.

Fabrizio Romano menginformasikan bahwa Patrick Kluivert akan dikontrak dua tahun di timnas Indonesia.

Jika sukses dengan targetnya, maka ia akan mendapatkan tambahan kontrak dua tahun lagi.

"Dia dikontrak 2 tahun plus opsi 2 tahun."

"Dia akan datang pada 12 Januari 2025 ke Indonesia."

"Tujuannya adalah lolos ke Piala Dunia 2026," tulis Fabrizio Romano.

Adapun peluang timnas Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2026 terbuka lebar.

Saat ini timnas Indonesia berada di posisi ketiga klasemen sementara Grup C Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Tim Merah Putih meraih enam poin dari enam pertandingan yang sudah dijalani.

Skuad Garuda menyisahkan empat pertandingan lagi melawan Australia, Bahrain, China, dan Jepang.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved