Minggu, 7 Juni 2026

Berita Kota Bengkulu

Dinkes Kota Bengkulu Minta Warga Waspadai Virus HMPV, Jalankan Protokol Kesehatan

"Masyarakat di Kota Bengkulu, harus tetap waspada dan menjalankan protokol kesehatan dengan baik untuk mencegah penularan virus ini," kata Joni.

Tayang:
Penulis: Aghisty Firan Marenza | Editor: Yunike Karolina
Aghisty Firan Marenza/TribunBengkulu.com
Kepala Dinkes Kota Bengkulu Joni Haryadi. Ia menyebut virus HMPV tidak begitu berbahaya. Meskipun demikian, tetap diperlukan langkah pencegahan penyebaran. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Aghisty Firan Marenza 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Virus Human Metapneumovirus (HMPV) yang baru-baru ini merebak di China dilaporkan ditemukan di Indonesia. Semua kasus melibatkan anak-anak.

Merespon hal ini, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu Joni Haryadi menyebut jika virus HMPV belum ditemukan di Kota Bengkulu.

Ia menyebut virus HMPV tidak begitu berbahaya. Meski tidak berbahaya, namun tetap diperlukan langkah pencegahan penyebaran dan penularan virus. 

"Masyarakat di Kota Bengkulu, harus tetap waspada dan menjalankan protokol kesehatan dengan baik untuk mencegah penularan virus ini," kata Joni, Rabu (8/1/2025).

Lanjut Joni, tindakan yang preventif seperti menjaga kebersihan dapat mencegah penyebaran virus HMPV.

Seperti tidak batuk sembarangan, menggunakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilisasi sangat penting dilakukan oleh masyarakat.

"Pencegahan harus tetap dilakukan karena penyebaran virus ini bisa terjadi dengan cepat. Masyarakat diharapkan tetap waspada dan menjaga kesehatan tubuh dengan baik," lanjut Joni.

Joni mengimbau kepada masyarakat di Kota Bengkulu untuk tetap waspada, dan menerapkan protokol kesehatan, serta menjaga kesehatan tubuh agar terhindar dari penularan virus HMPV.

Hal senada juga disampaikan Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Keperawatan RSHD Kota Bengkulu Meidi Fazirin.

Meidi juga membenarkan terkait virus tersebut, dianggap tidak berbahaya atau tidak mematikan.

"Virus HMPV, yang telah ada di Indonesia sejak 2021 tidak dianggap mematikan dan dapat sembuh sendiri. Meskipun demikian, individu dengan penyakit kronis harus lebih waspada," jelasnya.

Meidi menambahkan, masyarakat disarankan untuk tetap menjaga kebersihan dan menggunakan masker saat diperlukan.

"Masyarakat hanya perlu menjaga kebersihan, agar terhindar dari virus tersebut," imbuh Meidi.

Baca juga: Was-was, Nasib Honorer Pemprov Bengkulu Belum Ada Tanda-tanda Perpanjangan SK

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved