Warga Mukomuko Diterkam Harimau
Mengapa Harimau Berkeliaran di Permukiman Warga dan Objek Wisata Danau Lebar Mukomuko Bengkulu?
Harimau yang menerkam warga Desa Tunggal Jaya, Teras Terunjam, Mukomuko masih berkeliaran di permukiman warga dan masuk ke kawasan wisata Danau Lebar.
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Ricky Jenihansen
“Faktor ketiga ini karena sakit, jadi dia mencari mangsa yang mudah dijangkau oleh harimau,” jelas Iswadi.
Kemudian, harimau yang sedang dalam masa asuh, saat kondisi masa asuh ini, biasanya induk harimau akan melepas anak-anaknya ke pinggir hutan untuk berlatih berburu.
Harimau dalam masa asuh ini biasanya berumur 1 tahun, seperti kasus di Kecamatan Malin Deman yang mana saat itu ada hewan ternak yang mati akibat dicakar oleh harimau.
“Anak-anak harimau ini dilatih berburu, induknya menunggu di pinggir hutan. Anak harimau hanya bisa mencakar saja, kalau anak harimau ini tidak bisa melawan lagi baru induknya akan membantu,” beber Iswadi.
Terkait kawasan atau teritori harimau ini, sambung Iswadi, sudah menjadi masalah yang besar.
Pasalnya satu ekor harimau membutuhkan wilayah jelajah seluar 100 kilometer persegi yang menjadi teritori harimau jantan.
“Harimau itu harus menjaga kondisi fisiknya yang sehat harus bugar. Setiap hari harimau itu minimal harus berjalan sejauh 40 kilometer,” papar Iswadi.
Iswadi mengungkapkan, untuk wilayah seluas 40 kilometer ini bisa jadi ada di wilayah pemukiman atau perkebunan di Mukomuko.
Untuk saat ini, wilayah harimau tersebut sangat sulit sekali ditemukan.
Sudah terpotong-potong oleh perkebunan sawit milik perusahaan ataupun milik warga hingga perambahan hutan ilegal.
Sehingga bisa membuat Harimau kebingungan karena wilayah miliknya sudah terpotong-potong karena kehilangan wilayah oleh lahan ataupun perkebunan milik perusahaan ataupun warga.
"Harimau yang masuk ke pemukiman warga itu adalah faktor umum, karena kawasan jelajah harimau itu sudah terkurung di hutan-hutan kecil, hingga harimau hanya memiliki teritori kecil,” kata Iswadi.
Harimau Terkam Warga
Sebelumnya, diberitakan, Ibnu Oktavianto (22) warga Desa Tunggal Jaya, Kecamatan Teras Terunjam, Kabupaten Mukomuko ditemukan ditemukan tewas di semak-semak perkebunan sawit.
Ibnu diduga diterkam harimau saat mencari rumput untuk ternak.
Korban ditemukan berada di semak-semak perkebunan warga, dalam kondisi tak bernyawa dan tubuh penuh luka, serta kaki kiri korban hanya tinggal tulang saja.
Harimau Terkam Warga Mukomuko
Danau Lebar Mukomuko
Harimau
Desa Tunggal Jaya
BKSDA
Yayasan Lingkar Inisiatif Indonesia
| BKSDA Bengkulu Nonaktifkan 3 Perangkap Harimau di Mukomuko Bengkulu yang Sempat Terkam Warga |
|
|---|
| Wisata Danau Lebar Mukomuko Bengkulu Kembali Dibuka usai Harimau yang Terkam Warga Berkeliaran |
|
|---|
| Warga Was-was, Teror Harimau Hantui Warga Mukomuko Bengkulu, Wisata Masih Tutup |
|
|---|
| BKSDA Belum Berhasil Tangkap Harimau yang Teror Hingga Mangsa Warga Mukomuko Bengkulu |
|
|---|
| Harimau Berkeliaran di Permukiman, 8 Sekolah di Mukomuko Bengkulu Belajar Daring |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Pemasangan-perangkap-harimau-di-Danau-Lebar-Mukomuko.jpg)