Berita Kepahiang
Pembentukan OPD di Kepahiang, Damkar dan Satpol PP Gagal Tahun Ini, Riset dan Inovasi Gabung Bappeda
Hidayattullah Sjahid memastikan tidak ada pembentukan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) baru di Kepahiang pada tahun 2025 ini.
Penulis: Romi Juniandra | Editor: Ricky Jenihansen
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra
TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Bupati Kepahiang Bengkulu, Hidayattullah Sjahid memastikan tidak ada pembentukan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) baru di Kepahiang pada tahun 2025 ini.
Satu-satunya perubahan di OPD Pemkab Kepahiang hanyalah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kepahiang.
Di Bappeda, akan berubah nama menjadi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida).
"Riset dan inovasi kita masukan ke Bappeda, akan jadi bidang di sana. Bukan jadi OPD baru. Jadi nanti namanya Bapperida," kata Hidayat kepada TribunBengkulu.com, Rabu (15/1/2025).
Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) pembentukan Bapperida ini juga sudah diajukan ke DPRD Kepahiang, dan kini menunggu pembentukan panitia khusus (pansus).
Untuk pemadam kebakaran dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), ditegaskan belum bisa dipisahkan untuk tahun ini.
Keinginan daerah, kata Hidayat, memang memisahkan keduanya menjadi OPD masing-masing.
Satpol PP akan memiliki nama tetap, dengan tugas khusus ke penegakan Peraturan Daerah (Perda).
Sementara, damkar akan diubah menjadi pemadam kebakaran dan penyelamatan, dengan tugas pemadaman kebakaran, penyelamatan, dan tugas-tugas membantu warga lainnya.
Hanya saja, karena pemisahan dan pembentukan dua OPD ini membutuhkan anggaran yang besar, sehingga belum terakomodasi di APBD 2025.
"Kita belum berani, karena bebannya berat. Harus ada kantornya, pegawainya, bidang-bidangnya, ada kendaraannya," ungkap Hidayat.
| Harga Bahan Pokok Naik, Pedagang Rumah Makan di Kepahiang Keluhkan Pendapatan Menurun |
|
|---|
| PAD Kepahiang Tembus Rp20,4 Miliar, BKD Masih Tunggu Laporan Penerimaan OPD dan BLUD |
|
|---|
| Kepahiang Terima DBH Rp7,7 Miliar, tapi Masih Punya Beban Utang Program Rp23 Miliar |
|
|---|
| Terima DBH Rp7,7 Miliar dari Pemprov Bengkulu, Kepahiang Belum Cukup Tutupi Gagal Bayar Rp23 Miliar |
|
|---|
| Pemkab Kepahiang Kembali Raih Opini WTP, Bupati Zurdi Nata Sebut Hasil Kerja Keras Seluruh OPD |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Bupati-Kepahiang-Bengkulu-Hidayattullah-Sjahid-mengatakan-pembentukan-OPD-baru-di-Kepahiang.jpg)