Berita Kepahiang
Pesan Bupati Hidayat ke Bupati Kepahiang Terpilih: Pengangkatan PPPK, Utamakan Damkar dan Satpol PP
Bupati Kepahiang Bengkulu, Hidayattullah Sjahid mengatakan kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Kepahiang sebenarnya cukup banyak.
Penulis: Romi Juniandra | Editor: Ricky Jenihansen
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra
TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Bupati Kepahiang Bengkulu, Hidayattullah Sjahid berpesan kepada Bupati Kepahiang terpilih agar saat pengangkatan PPPK selanjutnya untuk mengutamakan personel Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Satpol PP.
Menurutnya, kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Kepahiang sebenarnya cukup banyak.
Terutama personel Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Satpol PP, yang dikatakan sudah banyak yang lanjut usia, sehingga membutuhkan tenaga pegawai baru yang lebih muda.
"Sudah tua-tua itu, yang Damkar dan Satpol PP itu. Banyak yang sejak tahun 2024, sudah puluhan tahun itu," kata Hidayat kepada TribunBengkulu.com, Rabu (15/1/2025).
Untuk itu, Hidayat berpesan ke bupati terpilih, Zurdi Nata untuk mengangkat personel damkar dan Satpol PP kedepannya.
Pengangkatan ini bisa melalui Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
"Tolong nanti diingatkan itu pak Nata. Sudah 30 tahun lebih mereka bertugas, belum ada pergantian," ujar Hidayatullah.
Selain damkar dan Satpol PP, kebutuhan ASN lain yang sebenarnya juga diperlukan adalah tenaga teknis seperti arsitektur, pertamanan, hingga akutansi.
Hanya saja, untuk pengangkatan ASN ini akan membebani APBD. Ada juga pembatasan belanja pegawai hanya 30 persen di APBD.
Menurut Hidayat, saat ini alokasi untuk belanja pegawai di APBD 2025 masih berkisar di angka 40 persenan. Kondisi Kepahiang dikatakan masih lebih baik, jika dibandingkan dengan daerah lain di Bengkulu.
"Belanja pegawai kita sekarang masih 40 persen. Tapi kita masih lumayan, daerah lain dan provinsi lebih besar lagi," ungkap Hidayat.
| Harga Bahan Pokok Naik, Pedagang Rumah Makan di Kepahiang Keluhkan Pendapatan Menurun |
|
|---|
| PAD Kepahiang Tembus Rp20,4 Miliar, BKD Masih Tunggu Laporan Penerimaan OPD dan BLUD |
|
|---|
| Kepahiang Terima DBH Rp7,7 Miliar, tapi Masih Punya Beban Utang Program Rp23 Miliar |
|
|---|
| Terima DBH Rp7,7 Miliar dari Pemprov Bengkulu, Kepahiang Belum Cukup Tutupi Gagal Bayar Rp23 Miliar |
|
|---|
| Pemkab Kepahiang Kembali Raih Opini WTP, Bupati Zurdi Nata Sebut Hasil Kerja Keras Seluruh OPD |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Bupati-Kepahiang-Hidayattullah-Sjahid-soal-pengangkatan-PPPK-Damkar-dan-Satpol-PP.jpg)