Berita Rejang Lebong
Putus Cinta, Warga Simpang Beliti Binduriang Rejang Lebong Bengkulu Lompat dari Jembatan Sambe
Naldo (22), pemuda asal Simpang Beliti, Curup, Bengkulu mencoba mengakhiri hidup karena putus cinta dengan melompat dari jembatan Sambe pada Rabu
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Ricky Jenihansen
TRIBUNBENGKULU.COM - Heboh seorang remaja bernama Naldo (22), warga Simpang Beliti, Binduriang, Rejang Lebong, Bengkulu, mencoba mengakhiri hidup karena putus cinta dengan melompat dari jembatan Sambe pada Rabu (15/1/2025) petang.
Kejadian tersebut sontak membuat masyarakat di Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu menjadi geger.
Informasi diperoleh TribunBengkulu.com, remaja laki-laki ini melompat dari jembatan karena putus cinta dengan kekasihnya.
Adapun lokasi kejadiannya di Jembatan Sambe yang ada di jalan umum Kelurahan Kesambe Baru menuju Desa Air Meles Bawah Kecamatan Curup Timur.
Naldo tiba-tiba terjun ke bawah jembatan.
Sontak saja aksi itu membuat geger warga setempat yang langsung berusaha menyelamatkannya.
Remaja yang terlihat menggunakan jaket itu berhasil diselamatkan.
Namun dari informasinya, ia mengalami patah pinggang.
Adapun untuk penyebabnya diduga karena permasalahan cinta.
Diduga remaja ini sedang cekcok atau ribut dengan sang pacar.
"Dengar-dengar ribut dengan metenya tadi pak," ungkap salah satu warga sekitar, Putri.
Sampai saat ini, TribunBengkulu.com masih mencari informasi lengkap terkait kejadian percobaan bunuh diri remaja tersebut, termasuk penyebab pastinya.
"Heboh pak, patah pinggang katanya," ucap warga lainnya, Mhelya.
Identitas Korban
Informasi terhimpun, identitas pemuda itu ialah Naldo (22) warga Simpang Beliti Kecamatan Binduriang Kabupaten Rejang Lebong.
Ia diduga mengalami sejumlah luka akibat melompat ke sungai dari atas jembatan.
Di mana antara jembatan dengan sungai tidak terlalu tinggi namun banyak bebatuan.
Usai melompat dari atas jembatan, pemuda ini langsung ditolong oleh warga sekitar yang melihat aksinya.
Pada saat diselamatkan warga, tangan pemuda ini terlihat terlilit tali.
Tampak pemuda ini meringis kesakitan saat hendak dibawa ke rumah sakit.
Ketika sedang mendapatkan perawatan medis, pihak keluarga korban datang dan langsung membawanya pulang.
Keluarga korban menolak untuk dilakukan tindakan lebih lanjut dan membuat surat pernyataan.
Kasi Humas Polres Rejang Lebong AKP Sinar Simanjuntak membenarkan adanya aksi dugaan percobaan bunuh diri itu.
Terkait motifnya, masih belum bisa dipastikan. Pihak keluarga korban menolak untuk membuat laporan.
Korban saat ini sudah dibawa oleh pihak keluarganya kembali ke rumahnya.
"Iya ada, diduga percobaan bunuh diri, pihak keluarga menolak untuk membuat laporan," ucap Sinar.
Sementara itu, aksi pemuda itu membuat geger masyarakat sekitar. Pemuda ini melompat dari Jembatan Sambe yang ada di Kelurahan Sambe Baru - Desa Air Meles Bawah Kecamatan Curup Timur.
Warga mendengar bahwa korban ini sempat ribut dengan kekasihnya. Diduga itulah yang menjadi alasan korban berniat bunuh diri dari atas jembatan.
"Ribut kek pacarnya tadi pak, heboh tadi, banyak warga berkumpul," ungkap salah satu warga di lokasi kejadian.
Disclaimer
Berita di atas tidak bertujuan menginspirasi siapapun melakukan tindakan serupa.
Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu.
Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup.
Anda tidak sendiri. Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada.
Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling, Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini:
https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/
| BKSDA Sebut Tak Ada Jejak Baru Beruang Madu di Desa Pal 100 Rejang Lebong |
|
|---|
| 12 Jamaah Haji Rejang Lebong Pulang Bertahap, Ikuti Jadwal Kloter |
|
|---|
| Dapur MBG di Rejang Lebong Tak Terdampak Kendala Anggaran, Operasional Berjalan Normal |
|
|---|
| Harga Kopi Rejang Lebong Turun Lagi, Terendah Rp49 Ribu per Kilogram |
|
|---|
| Hingga Juni 2026, ADD dan DD Tahap I di Rejang Lebong Belum Juga Cair |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Proses-evakuasi-korban-15-jan-2025.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.