Selasa, 9 Juni 2026

Kasus Pembunuhan Satpam di Bogor

Abraham Michael Anak Majikan Kaya Raya Bunuh Satpam di Bogor Positif Tembakau Sintetis 

Terduga pelaku Abraham positif mengonsumsi narkotika jenis tembakau sintetis dan saat ini Belum ditetapkan tersangka

Tayang:
Editor: Hendrik Budiman
HO TribunBengkulu.com/Istimewa
Kolase Pelaku A (Kiri) dan Evakuasi Jenazah Korban (Kanan). Abraham Michael Anak Majikan Kaya Raya Bunuh Satpam di Bogor Positif Tembakau Sintetis  

"Saya mantan supir tersangka emng ornag nya ngeras kebal hukum ke bawah sallu maen pisik.bahasa nya kaya orang g berpendidikan," tulis AR di salah satu postingan di media sosial.

Menurut AR, terduga pelaku inisial A itu kini berusia 27 tahun.

"anak pengacara om biasa kebal hukum," kata dia lagi.

Bahkan AR pun mengaku kalau gajinya tidak dibayarkan saat terakhir bekerja di rumah mewah itu.

Ponsel miliknya juga hancur dibanting oleh terduga pelaku.

"Uang gaji saya tidak dibayar, uang makan saya 3 ditahan hp saya hancur dibanting sama tuh orang kena batu nya," tulisnya.

Selain pengacara, kata dia, ibu terduga pelaku juga merupakan pengusahan kos-kosan.

"Saya keluar gaji tidak bayar uang makan 3 minggu nunggak hingga keluar," kata dia.

Ia juga mengatakan kalau terduga pelaku memang kerap kali kasar dalam berbicara.

Padahal kata dia, korban diketahui baru bekerja beberapa bulan di rumah mewah itu.

"ia bacotnya kaya orang gak berpendidikan.satpm baik baru 5 bulan kerja di situ," tandasnya.


Polisi: 5 Orang Dimintai Keterangan

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Eko Prasetyo mengatakan korban pertama kali ditemukan pagi hari.

Ia sempat cekcok dengan anak bos rental pukul 04.30 WIB.

"Hubungan pelaku dengan korban, atasan dengan majikan," kata Eko dimuat TribunnewsBogor.com.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved