Berita Bengkulu Selatan
ISPA Penyakit Tertinggi di Bengkulu Selatan Sepanjang 2024, Tercatat Sebanyak 5.992 Kasus
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di sepanjang tahun 2024 meruapakan penyakit yang paling tinggi mencapai 5.992 kasus.
Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Hendrik Budiman
Laporan Reporter TribunBengkulu, Nur Rahma Sagita
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sepanjang tahun 2024 merupakan penyakit yang paling tinggi di Bengkulu Selatan dengan mencapai 5.992 kasus.
Dikatakan Kabid P2P Dinkes Kabupaten Bengkulu Selatan Helma Boti, sepanjang tahun palin banyak tercatat penyakit menular yaitu penyakit ISPA, hal ini dikarenakan saluran pernapasan yang bermasalah yang disebabkan oleh virus.
“Jadi ISPA ini dari pernapasan ini yang paling banyak dan mudah terserang,” ujar Helma kepada TribumBengkulu.com, Sabtu (18/1/2025).
Adapun penyebab ISPA yaitu karena adanya virus, bakteri, atau bahkan jamur.
Selain itu ISPA Dinkes Kabupaten Bengkulu Selatan juga mencatan sepanjang tahun 2024 sebanyak penyakit DBD sebanyak 272 kasus, Tuberkolosis sebanyak 180 kasus, HIV sebanyak 26 kasus, Hapatiti sebanyak 14 kasus, GHPR sebanyak 247 kasus.
Baca juga: Waspada Hujan Disertai Petir di 11 Kecamatan di Bengkulu Selatan
Helma mengimbau kepada seluruh masyarakat agar mari sama-sama menjaga kesehatan terutama kebersihan karena itu dapat menyebabkan virus-virus yang datang dan menyebabkan penyakit menyerang.
"Kita harus menjaga kebersihan kunci paling utamanya. Karena apabila lingkungan bersih maka insyaallah penyakit itu susah menyerang apalagi isfa itu karena infeksi virus pernapasan bisa juga disebabkan karena debu serta DBD juga kita harus menjaga air-air tergenang agar terus dibersihkan. Karena air mengenang ini tempat hidupnya jentik nyamuk," tegas Helma.
Selain itu Helma juga berpesan, kepada semua masyarakat apabila sudah ada keluhan sakit segera periksa ke puskesmas terdekat untuk mengantisipasi penyakit yang timbul semakin parah yang dapat juga menular kepada orang lain terkhusus keluarga terdekat.
"Jangan pernah takut untuk periksa karena kan sekarang obat itu yang ada sudah gratis dan setiap puskesmas terdekat akan melayani sesuai keluhan masyarakat," kata Helma.
| Masalah Lapter Bengkulu Selatan Mulai Ada Titik Terang, Pemda dan AURI Duduk Bareng Bahas Aset |
|
|---|
| Jurnalis Bengkulu Ekspress Polisikan 2 Akun Medsos Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik |
|
|---|
| Pembangunan Jembatan Sekunyit Kecil di Bengkulu Selatan Hampir Selesai, Awal Mei 2026 Bisa Dilalui |
|
|---|
| 192 Peserta Rebut 40 Kursi Paskibraka Bengkulu Selatan 2026, 6 Terbaik Dikirim ke Provinsi |
|
|---|
| Dikbud Bengkulu Selatan Pastikan Tidak Ada WFA, Kegiatan Belajar Mengajar Tetap Jalan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Plt-P2P-Dinkes-BS.jpg)