Selasa, 9 Juni 2026

Perampokan Bersenpi di Kepahiang

Anak Korban Perampokan di Kepahiang Bengkulu Masih Trauma, Sering Kaget saat Malam Hari

Anak yang menjadi korban perampokan di Desa Meranti Jaya, Ujan Mas, Kepahiang Bengkulu, masih mengalami trauma hingga saat ini.

Tayang:
Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Romi Juniandra/TribunBengkulu.com
Kadis PPKBP3A Kepahiang, Linda Rospita mengatakan anak korban perampokan di Kepahiang, Provinsi Bengkulu masih trauma. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra

TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Anak korban perampokan di Desa Meranti Jaya, Ujan Mas Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu masih trauma hingga saat ini.

Kepala Dinas (Kadis) PPKBP3A Kepahiang, Linda Rospita mengatakan dari penuturan orang tua, sang anak masih sering terkejut atau kaget di tengah malam.

Saat mendengar suara-suara, sang akan akan kaget, karena merasa ketakutan teringat peristiwa perampokan yang dilaluinya.

"Kalau fisik anak masih sehat, tapi kalau malam masih sering kaget-kaget, terkejut," kata Linda kepada TribunBengkulu.com, Selasa (21/1/2025).

Dari pihak PPKBP3A Kepahiang sendiri, masih akan melakukan pendampingan, terutama pendampingan psikolog.

PPKBP3A Kepahiang juga meminta pihak orang tua selalu aktif memantau sang anak, dan melaporkan jika membutuhkan bantuan lebih lanjut.

"Yang namanya anak-anak tetap kita dampingi, sampai anak merasa nyaman dan sehat," ungkap Linda.

Perampokan ini terjadi pada Selasa (24/12/2024) lalu. Para perampok ini masuk ke lantai dua ruko melalui jendela samping, dan berhasil masuk ke dalam ruko.

Kapolsek Ujan Mas, Iptu Dody Hariyala mengatakan pelaku ini ada tiga orang, dan beraksi dengan menggunakan sebuah mobil.

Dua orang pelaku menunggu di mobil, sambil memperhatikan keadaan sekitar. 

Sementara, satu pelaku masuk ruko, dan membawa senjata api (senpi) yang bertindak sebagai eksekutor.

Para pelaku juga sempat menyekap pemilik ruko, atas nama Adi, beserta istri dan tiga orang anaknya.

"Kejadiannya pukul 03.00 WIB dini hari tadi," kata Iptu Dody kepada TribunBengkulu.com.

Beruntung, polisi dan warga dengan cepat mengetahui perampokan ini, dan segera mengepung para pelaku.

Dua orang pelaku yang ada di dalam mobil bisa segera diamankan, namun satu pelaku yang masuk ruko menolak menyerah dan berusaha kabur, sebelum akhirnya tertangkap.

Baca juga: Eksekutor Perampokan di Kepahiang Bengkulu Meninggal Dunia, Polisi Selidiki Penyebab

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved