Truk Terguling di Rejang Lebong
Kecelakaan Tunggal di Rejang Lebong Bengkulu, Truk Batubara Terguling Tak Kuat Menanjak
Kecelakaan tunggal kembali terjadi di Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu, pada Kamis (23/1/2025).
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Yunike Karolina
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Kecelakaan tunggal kembali terjadi di Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu, pada Kamis (23/1/2025).
Jalan dari arah Simpang Macang Desa Air Meles Atas Kecamatan Selupu Rejang menuju Jalan Dua Jalur atau Simpang Merigi Kepahiang memang dikenal kerap menjadi lokasi laka tunggal
Tak sedikit kasus laka tunggal yang terjadi pada kendaraan tonase berat. Rata-rata penyebab kecelakaan itu karena kendaraan tidak kuat mendaki tanjakan.
Terbarunya, Truk Hyno warna hijau dengan Nopol BD 8233 YU yang mengangkut batu bara terguling pada Kamis (23/1/2025) pagi.
Truk mengalami kecelakaan tunggal karena tidak kuat menanjak tebing Simpang Poak Desa Air Meles Atas.
Untuk mobil saat ini sudah di evakuasi ke tempat lebih aman dan dilakukan perbaikan. Dimana truk tersebut mengalami patah as roda.
Untungnya sang sopir selamat tanpa cedera apapun.
Pada saat laka tunggal terjadi, arus lalu lintas sempat terganggu. Akses jalan kendaraan sempat tertutup dan hanya satu lajur yang bisa di lalui kendaraan lainnya.
Namun saat ini material batu bara sudah digeser dan jalan bisa dilewati dari kedua arah.
"Saat ini situasi arus lalu lintas sudah kembali lancar, sudah dievakuasi," kata Kasi Humas Polres Rejang Lebong AKP Sinar Simanjuntak.
Terkait maraknya laka tunggal dikawasan tersebut, Sinar mengimbau masyarakat khususnya pengendara kendaraan tonase besar agar terus berhati-hati.
Para sopir ataupun pemilik truk diminta untuk lebih memikirkan beban muatannya dan tidak melewati batas. Kemudian, memastikan setiap komponen truk berfungsi dengan baik.
"Juga kita minta selalu berhati-hati saat melintasinya, kita akui memang kawasan itu rawan laka tunggal," lanjut Sinar.
Dikatan Toni, warga setempat, hampir setiap bulan pasti selalu ada kejadian laka tunggal yang terjadi.
Kendaraan-kendaraan itu kebanyakan tak kuat menanjak tanjakan sehingga mundur dan terguling.
Rata-rata laka tunggal itu terjadi dengan kendaraan yang melaju menuju kearah Kota Bengkulu.
"Tidak aneh lagi pak, rata-rata di tanjakan tergulingnya," ungkap Toni.
Baca juga: Pemkab Persiapkan Pelantikan Fikri-Hendri Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong Bengkulu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Truk-batubara-terguling-dicurup.jpg)