Berita Kepahiang
Sidak Jembatan Sidodadi Nyaris Putus, Wabup Kepahiang Bengkulu Zurdi Nata Janji Segera Diperbaiki
Wakil Bupati Kepahiang Zurdi Nata bersama Ketua DPRD Kepahiang, Gregory Dayefiandro sidak ke jembatan Sidodadi, Kelurahan Pasar Ujung, Kamis.
Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra
TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Wakil Bupati Kepahiang Zurdi Nata bersama Ketua DPRD Kepahiang, Gregory Dayefiandro sidak ke jembatan Sidodadi, Kelurahan Pasar Ujung, Kamis (23/1/2025) siang.
Dalam sidak tersebut, Zurdi Nata meninjau kondisi jembatan yang hampir putus, dan kini hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.
Kondisi jembatan juga tampak membahayakan pengendara, karena kayu yang sudah lapuk, dan adanya lubang besar di tengah jembatan. Selain itu, besi-besi jembatan tampak sudah bengkok dan berkarat.
Jembatan ini sendiri menjadi penghubung antara dua desa, yakni Kelurahan Pasar Ujung dan Desa Barat Wetan Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu.
Usai melakukan sidak, Zurdi Nata mengatakan jembatan ini segera diperbaiki dalam waktu dekat, dengan menggunakan dana rutin Pemkab Kepahiang.
Nantinya, tim teknis dari Dinas PUPR Kepahiang akan turun melakukan penghitungan, sebelum perbaikan dilakukan.
"Segera, dalam waktu dekat langsung kita perbaiki. Bentuknya sementara dulu, sebelum nanti kita bangun jembatan permanen," kata Zurdi Nata kepada TribunBengkulu.com.
Sementara, Ketua DPRD Kepahiang, Gregory Dayefiandro mengatakan pihaknya mengapresiasi perbaikan yang dilakukan pemkab, mengingat jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat.
Perbaikan ini dikatakan merupakan solusi jangka menengah, sebelum nanti dibangun jembatan permanen yang lebih kokoh.
"Karena itu, masyarakat nanti jangan gunakan jembatan ini untuk kendaraan berat dulu, karena ini masih solusi sementara," ungkap Gregory.
Baca juga: Breaking News: Warga di Kepahiang Bengkulu Terpaksa Tandu Jenazah karena Jalan Rusak
| Gaji 4 Tahun Tak Dibayar, 16 Eks Karyawan PDAM Kepahiang Gugat UU Perbendaharaan Negara ke MK |
|
|---|
| Pemkab Kepahiang Akui Punya Utang Rp23 Miliar ke Pihak Ketiga, Sekda Hartono: Uangnya Sudah Ada |
|
|---|
| Petani Kepahiang Terima 23 Unit Alsintan dari Kementan, Terdiri dari Hand Tractor dan Perontok Padi |
|
|---|
| TPST Picu Gangguan Lalat di Permukiman Warga, DLH Kepahiang Angkat Bicara |
|
|---|
| Warga Desa Lubuk Saung Keluhkan Lalat Dari TPST Kepahiang, Minta Dinas LH Bertindak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Sidak-jembatan-Sidodadi-Kepahiang-Bengkulu.jpg)