Berita Rejang Lebong
Dikbud Keluarkan Edaran Libur Sekolah dan Penyesuaian Waktu Belajar saat Ramadan di Rejang Lebong
Libur Sekolah di Bulan Ramadan dan Penyesuaian Waktu Pembelajaran di Rejang Lebong.
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Hendrik Budiman
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Pembelajaran di sekolah-sekolah di Kabupaten Rejang Lebong tetap akan dilaksanakan selama bulan Ramadan.
Selama bulan puasa, akan dilaksanakan dengan beberapa penyesuaian waktu.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Rejang Lebong telah mengeluarkan surat edaran terkait penyesuaian waktu kegiatan selama bulan Ramadan.
Kepala Disdikbud Rejang Lebong, Drs. Noprianto, menjelaskan bahwa para siswa akan mendapatkan libur beberapa hari di awal Ramadan untuk menyesuaikan diri dengan bulan puasa.
Libur juga akan diberikan pada akhir Ramadan dan saat Idul Fitri.
Libur sekolah selama bulan Ramadan di Rejang Lebong akan dimulai pada tanggal 27 Februari hingga 5 Maret 2025.
Baca juga: Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo di Rejang Lebong Bengkulu, Launching Perdana Desa Ini
Setelah itu, pembelajaran akan dilanjutkan pada 6 Maret 2025 hingga 25 Maret 2025.
Kemudian, libur Idul Fitri akan dimulai pada 26 Maret dan berlangsung hingga 8 April 2025.
"Jadi ada waktu liburnya, itu diawal puasa dan akhir puasa hingga lebaran,"jelas Noprianto.
Terkait kegiatan belajar mengajar selama Ramadan, Noprianto mengungkapkan bahwa jam pelajaran akan diperpendek dibandingkan dengan hari-hari biasa.
Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan kondisi siswa yang menjalankan ibadah puasa.
Sementara itu, terkait kegiatan keagamaan selama bulan Ramadan, pihak sekolah diberi kebebasan untuk mengadakan kegiatan sesuai dengan kebijakan masing-masing.
Sekolah dapat mengadakan pesantren kilat, lomba-lomba keagamaan, atau kegiatan lainnya yang mendukung pembelajaran dan pembentukan karakter siswa selama bulan suci ini.
"Dengan penyesuaian waktu dan kegiatan ini, diharapkan siswa dapat menjalani bulan Ramadan dengan penuh keberkahan tanpa mengabaikan proses pembelajaran yang tetap berjalan dengan baik,"tutup Noprianto.
| BKSDA Sebut Tak Ada Jejak Baru Beruang Madu di Desa Pal 100 Rejang Lebong |
|
|---|
| 12 Jamaah Haji Rejang Lebong Pulang Bertahap, Ikuti Jadwal Kloter |
|
|---|
| Dapur MBG di Rejang Lebong Tak Terdampak Kendala Anggaran, Operasional Berjalan Normal |
|
|---|
| Harga Kopi Rejang Lebong Turun Lagi, Terendah Rp49 Ribu per Kilogram |
|
|---|
| Hingga Juni 2026, ADD dan DD Tahap I di Rejang Lebong Belum Juga Cair |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Kadisdik-RL-Noptianro.jpg)