Minggu, 7 Juni 2026

Berita Mukomuko

Pemkab Ingatkan Petani di Mukomuko Jaga Kualitas Padi Supaya Harga Sesuai HPP

Petani Padi di Kabupaten Mukomuko untuk dapat menjaga kualitas gabah sebelum menjual hasil panen agar harga gabah yang diingkan sesuai.

Tayang:
Panji Destama/ Tribunbengkulu.com
HARGA GABAH - Kepala Dinas Ketahanan Pangan Mukomuko, Elxandi Utria Dharma saat diwawancarai terkait harga gabah di Mukomuko, Bengkulu Rabu (5/2/2025). Dinas Ketahanan Pangan Mukomuko meminta petani menjaga kualitas gabah padi agar harga jual gabah tinggi. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO - Petani  di Kabupaten Mukomuko diingatkan untuk menjaga kualitas hasil gabahanya.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Mukomuko, Elxandi Utria Dharma saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Rabu (5/2/2025).

“Harapan kita petani sawah dapat menjaga kualitas gabah yang akan dijual nantinya,” ungkap Elxandi Utria Dharma, saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Rabu (5/2/2025).

Dengan menjaga kualitas padi ini bertujuan agar nanti harga gabah bisa terjual mahal, pihaknya kerap mendapati gabah petani dengan kualitas kurang baik.

Kadang petani belum waktunya, sudah dilakukan panen yang mengakibatkan kualitas gabah menurun.

Untuk harga gabah berdasarkan Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2025 tentang perubahan atas harga pembelian pemerintah dan rafaksi gabah dan beras. 

Berdasarkan keputusan itu harga gabah ada 3 kualitas, baik itu harga Gabah Kering Panen (GKP) di Petani maupun Gabah Kering Panen (GKP) di Penggilingan.

Baca juga: Cek Harga Bahan Pokok Minggu Pertama Februari 2025 di Mukomuko Bengkulu, Cabai Merah-Minyak Goreng

“Kalau gabah kering di petani untuk kualitas 1 di harga Rp 6.200 per kilogram, kualitas 2 Rp 6.075 per kilogram, kualitas 3 Rp 5.750 per kilogram,” tutur Elxandi.

Elxandi juga menjelaskan, kalau harga gabah kering panen (GKP) di penggilingan beda lagi.

Untuk harga dimulai dari Rp 5.950 per kilogram hingga Rp 6.400 per kilogram tergantu kualitas gabah.

“Kalau di penggilingan untuk kualitas 1 Rp 6.400 per kilogram, kualitas 2 Rp 6.275 per kilogram, kualitas 3 Rp 5.950 per kilogram,” jelas Elxandi.

Selain itu, Elxandi juga menjelaskan, saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan bulog terkait program serap gabah.

Rencana program itu akan dilaksanakan di Bulan Februari 2025, bertepatan dengan panen sawah di Kecamatan Lubuk Pinang.

“Rencana di Bulan ini Bulog akan mengambil 300 ton gabah dari petani kita di Kecamatan Lubuk Pinang,” tutup Elxandi.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved