Sabtu, 6 Juni 2026

Berita Bengkulu Utara

Program Bansos Beras 10 Kg di Bengkulu Utara Periode Januari-Februari 2025 Disetop

Berdasarkan instruksi Kepala Badan Pangan Nasional program bantuan pangan beras 10 Kg untuk periode bulan Januari dan Februari dihentikan sementara.

Tayang:
Penulis: Bima Kurniawan | Editor: Hendrik Budiman
M. Bima Kurniawan/TribunBengkulu.com
BANSOS BERAS - Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bengkulu Utara Sabani saat diwawancari TribunBengkulu.com, pada Kamis (6/2/2025). Program bantuan pangan beras 10 Kg untuk periode bulan Januari dan Februari dihentikan sementara. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Bima Kurniawan  

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU UTARA - Berdasarkan instruksi Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) program bantuan pangan beras 10 Kg untuk periode Januari-Februari 2025 dihentikan sementara. 

Kepala Dinas Ketahana Pangan Bengkulu Utara Sabani membenarkan terkait penundaan sementara bantuan pangan beras tersebut. 

"Pada 2 bulan ini, program  ditunda untuk sementara berdasarkan petunjuk dari Bapanas," ucap Sabani, Kamis (6/2/2025).

Penundaan sementara yang berlangsung pada Januari dan Februari 2025, namun pada bulan berikutnya belum adanya petunjuk lanjutan. 

"Untuk instruksi bulan tiga tahun 2025 ini belum ada petunjuk, kita masih menunggu petunjuk lebih jelasnya dari pihak Bapanas," kata Sabani. 

Penundaan program bantuan pangan beras tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas harga beras jelang Ramadan 2025. 

Baca juga: Fakta Baru Pembunuhan di Bengkulu Utara Tak Hanya Gegara Bagi Hasil, Pelaku Coba Cabuli Istri Korban

"Dilakukan untuk menjaga stabilitas harga beras," ujar Sabani. 

Selain itu, penundaan tersebut bertujuan untuk menjaga keseimbangan produksi dan distribusi beras di Kabupaten Bengkulu Utara 

Harapan ke depan program bantuan pangan beras 10 Kg dapat tetap disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. 

"Harapan kita ya tetap disalurkan dan tetap diadakan lagi untuk kepentingan masyarakat apalagi menjelang Ramadan," harap Sabani. 

Selain itu, juga terdapat pengurangan jumlah penerima bantuan program bantuan pangan tersebut. 

"Indikasinya ada pengurangan jumlah penerima, angka penerima secara nasional juga turun," pungkas Sabani.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved