Minggu, 7 Juni 2026

Berita Bengkulu Tengah

Refocusing Anggaran, Pembangunan Jembatan Penanding Bengkulu Tengah Terancam Batal

Harapan warga Kecamatan Karang Tinggi Kabupaten Bengkulu Tengah, khususnya Desa Penanding harus pupus untuk memiliki jembatan baru pada tahun 2025 ini

Tayang:
Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Yunike Karolina
Suryadi Jaya/TribunBengkulu.com
JEMBATAN PUTUS - Kondisi jembatan yang berada di Desa Penanding Kecamatan Karang Tinggi Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu, Rabu (8/1/2025). Jembatan sepanjang 60 meter yang menghubungkan Desa Penanding dan Kecamatan Semidang Lagan putus, hanyut sejak 2022 lalu. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Harapan warga Kecamatan Karang Tinggi Kabupaten Bengkulu Tengah, khususnya Desa Penanding harus pupus untuk memiliki jembatan baru di tahun 2025 ini.

Jembatan sepanjang 60 meter yang menghubungkan Desa Penanding dan Kecamatan Semidang Lagan itu telah hanyut sejak 2022 lalu.

Padahal, jembatan tersebut akses satu-satunya masyarakat untuk menuju ke lokasi perkebunan.

Sebenarnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Tengah bersama DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 telah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan jembatan.

Secara total ada Rp 6 miliar anggaran yang telah dialokasikan untuk pembangunan jembatan baru.

Namun, pekerjaan pembangunan jembatan terancam batal dikarenakan adanya refocusing yang akan dilakukan oleh Pemkab Bengkulu Tengah sesuai instruksi langsung dari pemerintah pusat. 

Ketua DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah Fepi Suheri menjelaskan, terkait pembangunan jembatan di Desa Penanding belum bisa memastikan.

Bisa saja pembangunan jembatan tahun ini dibatalkan dan akan dilaksanakan tahun 2026 mendatang. 

“Sesuai Inpres Nomor 1 tahun 2025, harus ada refocusing anggaran dan kalau saya melihat situasi dan kondisi, anggaran Rp 6 miliar untuk pembangunan jembatan ini akan terdampak refocusing,” ungkap Fepi.

Meski demikian Fepi berharap anggaran pembangunan jembatan di Desa Penanding tidak terkena refocusing, sehingga pembangunan jembatan bisa terlaksana.

Sebab pihaknya ingin sekali jembatan tersebut segera dibangun karena sudah sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

Namun apabila terburuknya nanti, anggaran tersebut di refocusing, maka ia berharap kepada warga untuk bisa bersabar dan akan diprioritaskan pada tahun 2026 mendatang. 

“Kalau kami ingin sekali jembatan tersebut segera dibangun. Sebab masyarakat sudah sangat membutuhkan. Kalau terburuk batal dibangun, maka akan kita prioritaskan di tahun depan,” kata Fepi.

Baca juga: Jadwal Sidang Paripurna, KPU Bengkulu Tengah Serahkan SK Penetapan Bupati Terpilih ke DPRD

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved