Senin, 8 Juni 2026

Berita Bengkulu Selatan

Cuaca Ekstrem, BPBD: Masyarakat Waspada Longsor di Bengkulu Selatan

Cuaca eksream BPBD Kabupaten Bengkulu selatan mengimbau kepada masyarakat waspada longsor.

Tayang:
Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Hendrik Budiman
Nur Rahma Sagita/TribunBengkulu.com
CUACA EKSTREAM - Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkulu Selatan Hen Yepi, Rabu (19/2/2025). Cuaca eksream Hen mengimbau masyawarakat waspada bencana longsor di wilayah ini. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Cuaca ekstrem Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkulu selatan mengimbau kepada masyarakat waspada longsor.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkulu Selatan Hen Yepi mengatakan, hari ini cuaca ekstream disertai hujan badai dan angin kencang.

Kepada semua masyarakat yang sedang beraktifitas di luar ruangan agar dapat waspada, hindari tempat-tempat yang rawan longsor.

“Kita di Bengkulu Selatan ini waspada longsor yang sering terjadi di beberapa titik yaitu Jalur Manna-Pagar Alam, Kecamatan Ulu Manna yang tersebar di beberapa titik diantaranya Desa Bandar Agung ada dua titik, Desa Kayu Anjaran ada tiga titik, Desa Air Tenam ada lima titik dan Desa Kembang Sari Kecamatan Pino ada satu titik,” ujar Hen kepada TribunBengkulu.com, Rabu (19/2/2025).

Seluruh masyarakat saat sedang cuaca buruk agar menghindari perjalanan pada malam hari dikawasan rawan bencana, serta menghindari beraktivitas di sekitar sungai dan selalu waspada serta berhati-hati dalam bekerja.

“Hindari perjalanan pada malam hari dan aliran sungai karena saat cuaca buruk ini sering terjadi hal yang tidak kita ingginkan seperti kalau di sungai itu air sering besar meluap dan menyebabkan banjir, kami mintak saat cuaca buruk hindari tempat-tempat yang dapat membahayakan keselamatan,” tegas Hen.

Selain bencana longsor dan banjir tidak lupa Hen mengingatkan, kepada masyarakat juga hindari pohon-pohon besar yang rawan tumbang, segera mencati tempat yang aman.

“Saat ini selain hujan juga sering terjadi angin kencang, kami mintak kepada masyarakat kalau ingin berteduh jangan di bawah pohon pastikan tempat berteduh dan berlindung itu aman dari bencana,” kata Hen.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved