Jumat, 17 April 2026

Berita Rejang Lebong

Fokus Swasembada Beras, Bulog Rejang Lebong Tak Lagi Stok Daging Beku dan Komoditas Lain

Bulog Rejang Lebong Tak Miliki Stok Daging Beku dan Komoditi Lain, Fokus Beras.

|
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Ricky Jenihansen
M Rizki Wahyudi/Tribunbengkulu.com
KANTOR BULOG REJANG LEBONG - Foto Kantor Bulog Rejang Lebong pada 19 Februari 2025. Perum Bulog Cabang Rejang Lebong kini fokus pada swasembada beras dan tidak lagi menyimpan stok daging beku serta komoditas lainnya. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Perum Bulog Cabang Rejang Lebong kini fokus pada swasembada beras dan tidak lagi menyimpan stok daging beku serta komoditas lainnya.

Hal itu disampaikan oleh Pemimpin Cabang (Pinca) Perum Bulog KC Rejang Lebong, A. Musalim Yudha, saat dihubungi TribunBengkulu.com pada Rabu (19/2/2025).

A. Musalim Yudha menjelaskan bahwa Bulog Rejang Lebong saat ini memprioritaskan ketersediaan beras guna menjaga kestabilan pasokan pangan di wilayah tersebut.

"Gudang isi beras semua sekarang, kita fokus swasembada beras, untuk komoditi lain ada di gudang Bengkulu," ungkap Yudha.

Bulog Rejang Lebong tidak lagi menyediakan komoditas lain seperti minyak goreng, tepung, dan gula. 

Termasuk juga stok daging beku yang sebelumnya banyak diminati menjelang bulan puasa hingga Lebaran.

Selain daging beku, beberapa komoditas lain juga tidak tersedia di gudang Bulog Rejang Lebong. Stok untuk komoditas tersebut kini hanya tersimpan di gudang Bulog di Bengkulu.

Penghentian stok daging beku ini juga disebabkan oleh belum adanya perpanjangan izin impor daging dari Bulog RI. 

“Tanpa perpanjangan izin impor, Bulog tidak dapat menyalurkan daging seperti sebelumnya," lanjut Yudha.

"Hingga saat ini, belum ada kepastian kapan izin impor daging beku akan diperpanjang. Kami masih menunggu arahan dari Bulog RI terkait kelanjutan distribusi daging beku."

Meski tidak lagi menyimpan stok daging beku, masyarakat yang berminat tetap dapat memesan daging beku langsung dari Bengkulu atau Jakarta, jika memungkinkan. 

Hal ini juga berlaku untuk komoditas lain seperti minyak goreng, tepung, gula, dan bawang. 

Jika ada banyak permintaan, stok dapat dipindahkan sesuai kebutuhan.

"Jadi, untuk sekarang kita fokus pada beras terlebih dahulu," tutup Yudha.

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved