Kamis, 4 Juni 2026

Dishub Bengkulu Selatan Siapkan 4 Bus Antar Jemput Anak Sekolah

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bengkulu Selatan siapkan sebanyak empat bus antar jemput pulang gratis anak sekolah.

Tayang:
Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Hendrik Budiman
Nur Rahma Sagita/TribunBengkulu.com
BUS SEKOLAH - Sekretaris Dishub Bengkulu Selatan, Asih Kadarinah (kiri) saat ditemui TribunBengkulu.com Rabu (26/2/2025), Salah satu bus sekolah yang digunakan untuk antar jemput anak sekolah (kanan). Asih menyebutkan ada sebanyak empat bus antar jemput sekolah gratis dengan rute-rute yang berbeda. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bengkulu Selatan siapkan sebanyak 4 bus antar jemput pulang gratis anak sekolah.

Sekretaris Dishub Bengkulu Selatan Asih Kadarinah mengatakan, program pelayanan gratis ini sudah berjalan sejak Dishub pecah dari Dinas Pariwisata pada tahun 2017 lalu yang merupakan salah satu program dari Dishub untuk dilaksankan.

“Alhamdulillah untuk kegiatan antar jemput anak sekolah itu Dishub menyiapkan empat bus, yang alhamdulillah kondisinya sehat dan saat ini juga masih beraktifitas seperti biasa,” ujar Asih kepada TribunBengkulu.com, Sabtu (1/3/2025).

Adapun rute perjalan dari keempat bus ini yaitu tiga bus di dalam kota dengan rute masing-masing dan satu bus diarakan ke Kecamatan Manna dan Bunga Mas.

“Jadi untuk Rute dalam kota ini yaitu rute SMP 1 kita siapkan, rute untuk SMP 2 dan SMP 3 dan satu lagi rute SMP 4 Gunung Ayu, terakhirlah SMP 10 Kecamatan Bunga Mas,” jelas Asih.

Asih berharap, pelayanan gratis ini kepada masyarakat agar dapat diringankan biaya orang tua untuk antar jemput anak sekolah.

Maka Dishub tersedia sebanyak empat bus untuk silahkan dimanfaatkan oleh masyarakat luas tanpa terkecuali.

“Kita juga telah siapkan sopir dan kenek untuk membawa dan kenek untuk membantu sopir seperti mengatur saat berbelok, melihat penumpang dan lainnya, karena sopir dan kenek ini sudah kita gaji,” tegas Asih.

Selain itu asih juga menyebutkan, anggaran bus ini untuk akomodasi BBM sudah disiapkan selama 12 bulan. Jadi lebih kurang 3 ribu lebih liter minyak dan menyesuaikan harga dislex pada saat ini anggaran yang dikeluarkan untuk program ini.

“Sebenarnya kita aga kesulitan karena harga BBM terus naik, namun kita coba jangan sampai masyarakat tidak terfasilitasi dengan pelayanan ini, selain empat bus untuk anak sekolah kita juga siapkan satu bus cadangan berwarna kuning yang kalau masyarakat ingin menggunakan juga bisa dipakai,” ungkap Asih.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved