Kamis, 4 Juni 2026

Berita Bengkulu Tengah

Pidato Perdana Bupati Rachmat Riyanto di Depan DPRD: APBD Bengkulu Tengah Sakit

Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto menyampaikan pidato perdananya dalam rapat paripurna DPRD Bengkulu Tengah, Senin (3/3/2025) sore.

Tayang:
Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Yunike Karolina
Suryadi Jaya/TribunBengkulu.com
PIDATO PERDANA - Bupati dan Wakil Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto dan Tarmizi berfoto bersama dengan pimpinan dan anggota DPRD Bengkulu Tengah usai menyampaikan pidato perdana, Senin (3/3/2025). Dalam pidato tersebut Rachmat menyampaikan terimakasih kepada masyarakat atas kepercayaan yang diberikan. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto menyampaikan pidato perdananya dalam rapat paripurna DPRD Bengkulu Tengah, Senin (3/3/2025) sore.

Dari pantauan TribunBengkulu.com, saat menyampaikan pidato, Rachmat Riyanto meminta Wakil Bupati Tarmizi untuk turut mendampingi dirinya berdiri di atas podium.

Sementara itu, tampak pimpinan dan anggota DPRD Bengkulu Tengah hadir seluruhnya. Unsur forkopimda Bengkulu Tengah juga turut meramaikan pidato perdana ini.

Dalam pidatonyo, Rachmat menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak, mulai dari masyarakat, partai pengusung dan pimpinan serta anggota DPRD Bengkulu Tengah.

"Kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan amanah kepada kami untuk menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bengkulu Tengah periode 2025-2030. Tidak pernah terbayangkan sebelumnya bahwa saya akan berada di titik ini, namun suratan takdir berkata lain," ujar Rachmat.

Rachmat pun turut memaparkan terkait visi misi Bupati dan Wakil Bupati Bengkulu Tengah yang diberi nama "RATA CITA" yang berarti "cita-cita Rachmat Tarmizi"

"Kami berharap, seluruh pihak bisa saling bahu membahu dan turut mendukung program 100 hari yang telah kami mulai hari ini," ungkapnya.

Setelah menyampaikan pidato, Rachmat menjelaskan perihal kondisi APBD Bengkulu Tengah yang mengalami pemangkasan anggaran dari Dana Transfer Pusat.

"Kondisi APBD Bengkulu Tengah saat ini masuk kategori APBD yang sakit, karena jumlah PAD-nya lebih sedikit dari dana transfer pusat. Karena ada pemangkasan dana transfer pusat, maka menjadi tantangan bagi kami," ucap Rachmat.

Meski demikian, Rachmat dan Tarmizi terus berkomitmen untuk mengusahakan semaksimal mungkin agar seluruh program yang masuk dalam visi misi bisa terwujud seluruhnya.

"Apa yang telah kami sampaikan pada kampanye dulu, akan kami kerjakan, masyarakat sudah menunggu itu. Dengan keterbatasan anggaran, kami akan bekerja semaksimal mungkin," beber Rachmat.

Baca juga: Program Bedah Rumah di Bengkulu Tengah Terdampak Efisiensi Anggaran, Terpangkas 85 Persen

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved