Berita Kepahiang
Kepahiang Dilanda Tujuh Bencana Alam Dua Terakhir, Ada Tanah Longsor - Pohon Tumbang
BPBD Kepahiang mencatat ada tujuh bencana alam yang melanda Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu dalam beberapa bulan terakhir.
Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra
TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - BPBD Kepahiang mencatat ada tujuh bencana alam yang melanda Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu dalam beberapa bulan terakhir.
Salah satu bencana alam, yakni tanah longsor, juga menyebabkan korban luka, disamping kerugian material.
Plt Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kepahiang, Hendra mengatakan dari data yang mereka himpun, setidaknya ada tiga jenis bencana alam yang menimpa Kepahiang.
Bencana itu antara lain banjir, dua tanah longsor, serta pohon tumbang yang terjadi di Kecamatan Kepahiang.
Tanah longsor di Kecamatan Kepahiang ini terjadi di Desa Bogor Baru, dan Kelurahan Padang Lekat. Sementara, pohon tumbang terjadi di Desa Tebat Monok, atau kawasan gunung perbatasan dengan Bengkulu Tengah.
Kemudian, ada tanah longsor yang juga terjadi di Desa Bukit Menyan, Kecamatan Bermani Ilir, Kepahiang.
"Longsor di Bermani Ilir juga menyebabkan satu warga mengalami luka-luka di bagian kaki, karena tertimpa reruntuhan rumah," kata Hendra kepada TribunBengkulu.com, Jumat (7/3/2025).
Dari beberapa peristiwa ini, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, terutama untuk rumah-rumah yang terdampak tanah longsor.
BPBD sendiri mengimbau masyarakat tetap waspada, dengan keadaan cuaca yang masih sering dilanda hujan lebat.
"Ada pohon tumbang, pengendara harus waspada. Masyarakat yang rumahnya ada di pinggir tebing, juga harus waspada tanah longsor," ungkap Hendra.
Baca juga: Libur Sekolah Jelang Lebaran di Kepahiang Bengkulu Dipercepat, Siswa Mulai Libur 21 Maret
| PAD Kepahiang Tembus Rp20,4 Miliar, BKD Masih Tunggu Laporan Penerimaan OPD dan BLUD |
|
|---|
| Kepahiang Terima DBH Rp7,7 Miliar, tapi Masih Punya Beban Utang Program Rp23 Miliar |
|
|---|
| Terima DBH Rp7,7 Miliar dari Pemprov Bengkulu, Kepahiang Belum Cukup Tutupi Gagal Bayar Rp23 Miliar |
|
|---|
| Pemkab Kepahiang Kembali Raih Opini WTP, Bupati Zurdi Nata Sebut Hasil Kerja Keras Seluruh OPD |
|
|---|
| Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Kepahiang: Kemajuan Teknologi Tanpa Moral Bisa Menyesatkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Longsor-di-Bukit-Menyan-Bermani-Ilir-Kepahiang-Bengkulu.jpg)