Jumat, 5 Juni 2026

Penemuan Kerangka Manusia di Gresik

KEJANGGALAN Penemuan Kerangka Manusia di Gresik, Eks Kanit Reskrim Turut Diperiksa Propam Gresik

Kejanggalan penemuan kerangka manusia di jalan raya Ujungpangkah, Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Rita Lismini
surya/willy abraham
PENEMUAN KERANGKA MANUSIA - Tangkapan layar penemuan kerangka di dalam mobil Honda Civic milik eks Kanit Reskrim Polsek Panceng yang terparkir di sebuah rumah di asrama polisi Ujungpangkah, Gresik, Jawa Timur, Senin (10/3/2025) siang. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Kejanggalan penemuan kerangka manusia di jalan raya Ujungpangkah, Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik.

Kerangka manusia itu ditemukan dalam kondisi sudah mengering di dalam mobil Honda Civic perumahan Aspol Polsek Ujungpangkah nomor 6. 

Kondisi bangunan rumah di Aspol Polsek Ujungpangkah ada yang rusak, namun juga ada yang masih bagus. 

Tapi, semua rumah di Aspol Polsek Ujungpangkah tidak berpenghuni. Dan, hanya ada satu rumah yang terdapat mobil terparkir. 

Yaitu, rumah tersebut dulunya merupakan tempat tinggal Aipda Yudi Setiawan saat menjabat Kanit Reskrim Polsek Ujungpangkah. 

Aipda Yudi Setiawan kini menjabat Kanit Reskrim Polsek Panceng.

Mobil berwarna biru tua itu, dalam kondisi mangkrak, bannya kempes, debu tebal menyelimuti seluruh mobil tersebut.

"Tidak ada (yang tinggal di sini)," kata Kapolsek Ujungpangkah, Iptu Suwito saat ditemui di Aspol Polsek Ujungpangkah, Selasa (11/3/2025), dikutip TribunBengkulu.com dari Surya.co.id.

Disebutkan tidak ada yang pernah mencium bau tidak sedap, pasalnya tidak ada yang tinggal di Aspol Polsek Ujungpangkah. 

Hingga akhirnya, salah satu PHL (Pegawai Harian Lepas) di Polsek Ujungpangkah bernama Gita dihubungi oleh Pak Yudi untuk mengecek apakah pintu mobilnya masih bisa dibuka. 

"Setelah dicek ternyata ada kerangka manusia," ujar Iptu Suwito.

Kerangka manusia tersebut, berada di kursi depan sebelah kiri. Pintu sebelah kiri dalam kondisi mepet tembok.

Kendati demikian, penemuan kerangka manusia tersebut menuai kejanggalan. 

Pasalnya, rumah dan mobil milik Aipda Yudi Setiawan tersebut disebutkan sudah lama ditinggalkan. 

Lantas, mengapa Aipda Yudi Setiawan mendadak memerintahkan PHL Gita untuk mengecek mobil miliknya tersebut lalu berujung penemuan kerangka. 

Hal ini sontak menimbulkan tanda tanya dan kejanggalan. 

Demi menguak penyebab kematian kerangka manusia tersebut Propam Polres Gresik turut memeriksa seluruh anggota Polsek Ujungpangkah.

Tidak hanya itu, Propam Polres Gresik juga meminta keterangan Kanit Polsek Panceng, Aipda Yudi Setiawan yang sebelumnya merupakan Kanit Reskrim Polsek Ujungpangkah dan memiliki mobil dinas tersebut.

PENEMUAN KERANGKA MANUSIA - Kolase foto penemuan kerangka pada Senin (10/3/2025) siang. Terkuak identitas kerangka manusia di dalam mobil Dinas Eks Kanit Reskrim, Dokter forensik buka suara.
PENEMUAN KERANGKA MANUSIA - Kolase foto penemuan kerangka pada Senin (10/3/2025) siang. Terkuak identitas kerangka manusia di dalam mobil Dinas Eks Kanit Reskrim, Dokter forensik buka suara. (Tribun Gresik)

Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu.

"Kami juga menurunkan tim Propam untuk melakukan pemeriksaan anggota-anggota yang ada di sekitaran Aspol serta saksi, Team dari Propam Polres melakukan pemeriksaan kepada seluruh anggota Polsek Ujungpangkah," ujar Kapolres Gresik.

Pihaknya menegaskan, semua langkah yang dilakukan untuk mengungkap penemuan mayat yang ada.

Komitmen agar kasus ini segera terungkap.

Penemuan tersebut terjadi pada Senin (10/3/2025) siang di  asrama polsek Ujungpangkah.

Polres Gresik sudah mendatangi TKP dan Mengamankan Lokasi, Tim gabungan dari Satreskrim dan Inafis kelokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Garis polisi dipasang untuk mencegah gangguan terhadap proses penyelidikan.

Identifikasi dan Pengumpulan Bukti, Tim forensik melakukan identifikasi awal terhadap jasad, mengambil sampel untuk uji laboratorium, serta mengumpulkan barang bukti yang ditemukan di sekitar lokasi.

Koordinasi dengan Tim Medis dan Forensik, Jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Ibnu Sina Gresik untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab kematian dan perkiraan waktu kematian.

Penyelidikan dan Pemeriksaan Saksi, Kepolisian telah meminta keterangan dari saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi serta memeriksa rekaman CCTV (jika tersedia) untuk mengungkap lebih lanjut tentang kejadian ini.

Penyelidikan Identitas Korban, Polres Gresik berkoordinasi dengan  masyarakat untuk mengidentifikasi korban melalui data kependudukan dan ciri-ciri fisik. Jika belum teridentifikasi, pencocokan DNA dapat dilakukan.

Polres juga bekerja sama dengan instansi terkait, termasuk Dinas Sosial dan aparat desa setempat, untuk memastikan adanya dukungan bagi keluarga korban jika diperlukan.

Saat ini, penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap penyebab kematian serta memastikan apakah terdapat unsur pidana dalam kejadian ini.

Kepolisian mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait untuk segera melapor ke kepolisian terdekat atau menghubungi hotline Lapor Kapolres.

"Hasilnya nanti kami sampikan rekan-rekan media secara transparan," imbuhnya.

Kronologi Penemuan Kerangka Manusia 

Kronologi penemuan kerangka manusia di mobil Dinas Eks Kanit Reskrim, ada sarung di bawah kursi. 

Penemuan kerangka ini di dalam mobil Honda Civic milik eks Kanit Reskrim Polsek Panceng yang terparkir di sebuah rumah di asrama polisi Ujungpangkah, Gresik, Jawa Timur, Senin (10/3/2025) siang.

Kerangka manusia itu ditemukan dalam kondisi tak berbentuk, dan hanya tersisa tulang belulang. 

Kerangka itu ditemukan sekitar pukul 13.50 WIB saat pekerja harian lepas (PHL) Gita Nurani dihubungi Yudi Setiawan.

Gita dihubungi Yudi untuk membuka kendaraan sedan Honda Civic miliknya yang terparkir di Asrama Polsek Ujungpangkah.

Kendaraan tersebut sudah lama mangkrak dan akan diambil accu-nya oleh seseorang.

Namun saat Gita membuka pintu mobil tersebut, dia dibuat terkejut setelah mendapati kerangka manusia yang ditemukan di kursi bagian kiri mobil.

"Kemarin itu, PHL kami bernama Gita dihubungi Pak Yudi untuk mengecek apakah pintu mobilnya masih bisa dibuka. Setelah dicek ternyata ada kerangka manusia," ujar Kapolsek Ujungpangkah Iptu Suwito Saputra saat ditemui di Aspol Polsek Ujungpangkah, Selasa (11/3/2025), seperti dikutip Tribun Jatim.

Gita segera melaporkan temuan tersebut ke Polsek Ujungpangkah, dan petugas langsung bergerak ke lokasi kejadian.

Polisi memasang garis polisi (police line) dan menghubungi Tim Identifikasi Polres Gresik untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Jasad tersebut diduga sudah lama. Hingga kondisinya tinggal tulang belulang.

Kapolsek Ujungpangkah Iptu Suwito Saputro mengatakan, selama ini kondisi mobil tertutup rapat. Tidak tercium bau apapun.

"Tidak tercium, tertutup rapat mobilnya tidak bau," ujar Iptu Suwito.

Saat ini, identitas korban masih belum dapat dipastikan. Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap lebih jauh mengenai asal-usul kerangka tersebut.

Sementara, Tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Jatim mendatangi Aspol Polsek Ujungpangkah pada Selasa (11/3/2025) pagi untuk melakukan identifikasi lebih lanjut.

Petugas terlihat membawa tiga koper KIT autopsi dan KIT DNA. Mereka membuka pintu mobil yang terparkir, dan aroma tidak sedap pun tercium.

Tulang belulang yang berada di kursi sebelah kiri depan kemudian dikumpulkan satu per satu, bersama dengan barang bukti lainnya, termasuk sarung yang ditemukan.

PENEMUAN KERANGKA MANUSIA - Kolase Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu dan Tim Bid Dokkes Polda Jatim saat mengevakuasi tulang belulang dari dalam mobil yang terparkir di Aspol Polsek Ujungpangkah, Gresik, Jawa Timur, Selasa (11/3/2025). Setelah penemuan kerangka manusia di dalam mobil, sosok Aipda Yudi Setiawan kini menjadi sorotan. (Polres Gresik/Surya.co.id/Willy Abraham)
PENEMUAN KERANGKA MANUSIA - Kolase Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu dan Tim Bid Dokkes Polda Jatim saat mengevakuasi tulang belulang dari dalam mobil yang terparkir di Aspol Polsek Ujungpangkah, Gresik, Jawa Timur, Selasa (11/3/2025)

Kapolres Gresik Buka Suara

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu angkat bicara soal penemuan kerangka manusia dalam mobil di Asrama Polisi (Aspol) Polsek Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur (Jatim). 

Pihaknya menegaskan, bahwa Polres Gresik telah mengambil langkah-langkah cepat dan profesional, setelah ditemukannya kerangka manusia di dalam mobil pada Senin (10/3/2025) kemarin.

Pihaknya, lanjut AKBP Rovan, telah mendatangi Polsek Ujungpangkah dan mengamankan lokasi. 

Tim gabungan dari Satreskrim dan Inafis ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Garis polisi dipasang untuk mencegah gangguan terhadap proses penyelidikan.

Tim forensik melakukan identifikasi awal terhadap jasad, mengambil sampel untuk uji laboratorium serta mengumpulkan barang bukti yang ditemukan di sekitar lokasi.

"Untuk jasad korban dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi, guna mengetahui penyebab kematian dan perkiraan waktu kematian. Kepolisian juga telah meminta keterangan dari saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi, serta memeriksa rekaman CCTV (jika tersedia) untuk mengungkap lebih lanjut tentang kejadian ini," ujarnya.

Alumnus Akpol 2006 ini menambahkan, tengah melakukan penyelidikan identitas korban, Polres Gresik berkoordinasi dengan masyarakat untuk mengidentifikasi korban melalui data kependudukan dan ciri-ciri fisik. Jika belum teridentifikasi, pencocokan DNA dapat dilakukan.

Di sisi lain, Propam Polres Gresik tengah memeriksa seluruh anggota Polsek Ujungpangkah. 

Sebab, kerangka manusia berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan di lingkungan kepolisian.

"Team dari Propam Polres melakukan pemeriksaan kepada seluruh anggota Polsek Ujung Pangkah," tegasnya.

Proses penyelidikan masih berlangsung, untuk mengungkap penyebab kematian serta memastikan apakah terdapat unsur pidana dalam kejadian ini. 

Pihaknya mengimbau, kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat atau menghubungi hotline Lapor Kapolres.

Selasa (11/3/2025) siang, tim Biddokkes Polda Jatim telah mendatangi lokasi untuk evakuasi kerangka manusia tersebut. 

Tulang belulang dikumpulkan menjadi satu, untuk mengidentifikasi identitas dan penyebab kematian.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved