Senin, 8 Juni 2026

Berita Rejang Lebong

Harga Jual Kopi Mahal, Waspada Pencurian di Rejang Lebong Bengkulu

Harga Mahal Waspada Pencurian, Kopi Warga Rejang Lebong Nyaris Dicuri. Sudah dipetik dan hendak dibawa lari.

Tayang:
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Hendrik Budiman
M Rizki Wahyudi/Tribunbengkulu.com
AMANKAN - Polsek PUT mengamankan sepeda motor yang digunakan pelaku pencurian untuk mencuri kopi pada Kamis (13/3/2025). Pelaku pencurian berhasil kabur dengan meninggalkan sepeda motornya. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Harga kopi di Kabupaten Rejang Lebong hingga saat ini masih tinggi.

Untuk kopi dengan kualitas bagus, harganya masih berkisar diatas Rp 70 ribu per kilogramnya.

 Tingginya harga ini tentu membuat kopi menjadi sasaran pelaku pencurian, seperti yang hampir dialami petani di Desa Kampung Jeruk Kecamatan Binduriang, pada Rabu (12/3/2025) lalu.

Kopi milik Rustam (73) warga setempat ini bahkan telah dipetik dan hendak dibawa oleh pencuri menggunakan sepeda motor. 

Untung saja, korban yang mengetahui kopi miliknya telah di curi orang selanjutnya langsung menghadang pelaku dijalan.

Baca juga: Pangkalan Viral di Rejang Lebong Bengkulu Diberi Peringatan, Jual Elpiji 3 Kg Tak Sesuai Aturan

Pelaku tersebut hendak melarikan diri dengan mengendarai sepeda motor tanpa plat kendaraan. 

Aksi pengejaran bahkan berlangsung dramatis dimana pelaku pencurian bahkan sempat ditembak.

Namun sayangnya, pelaku berhasil melarikan diri dengan meninggalkan sepeda motor dan kopi tersebut. 

Kapolsek Padang Ulak Tanding (PUT) Iptu Imam Dipsa Maulana membenarkan adanya kejadian tersebut.

Dimana saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan untuk mencari identitas pelaku. 

Sedangkan untuk sepeda motor milik pelaku telah diamankan di Mapolsek PUT. 

"Iya ada, itu pelakunya kabur, ada sepeda motornya yang ditinggalkan," jelas Kapolsek. 

Kapolsek mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati saat harga kopi yang tinggi, kerap menjadi sasaran pelaku pencurian.

Jika ada aksi pencurian yang terjadi, ia mengajak masyarakat untuk segera melaporkannya. 

"Kopi ini sering rawan, apalagi sekarang harganya tinggi, tetap waspada dan hati-hati,"tutup Kapolsek. 
 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved