Sabtu, 6 Juni 2026

Berita Bengkulu Tengah

Program TMMD di Bengkulu Tengah Rampung, Danrem Bengkulu Minta Dilanjutkan

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Tengah Padang Kecamatan Talang Empat Kabupaten Bengkulu Tengah rampung dilakukan, Kamis (20/3/2025

Tayang:
Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Hendrik Budiman
Suryadi Jaya/TribunBengkulu.com
TMMD - Danrem 041/Gamas Bengkulu, Brigjen TNI Rachmad Zulkarnaen, Ketua DPRD Bengkulu Tengah, Fepi Suheri, Asisten I Bengkulu Tengah Nurul Iwan Setiawan dan Dandim 04/07 Kota Bengkulu Kolonel Inf Widi Rahman, saat melakukan pemotongan pita, Kamis (20/3/2025). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Tengah Padang Kecamatan Talang Empat Kabupaten Bengkulu Tengah rampung dilakukan, Kamis (20/3/2025).

Kegiatan yang dilakukan oleh Kodim 04/07 Kota Bengkulu telah dilakukan selama 30 hari sejak 19 Februari hingga 20 Maret 2025.

Penutupan TMMD ke 123 kali ini dihadiri langsung oleh Danrem 041/Gamas Bengkulu, Brigjen TNI Rachmad Zulkarnaen, Ketua DPRD Bengkulu Tengah, Fepi Suheri, Asisten I Bengkulu Tengah Nurul Iwan Setiawan dan Dandim 04/07 Kota Bengkulu Kolonel Inf Widi Rahman.

TMMD kali ini telah membuka akses jalan dan pengerasan jalan sepanjang 1.780 meter atau 1,78 kilometer dengan lebar 8 meter dari Desa Tengah Padang menuju Desa Jaya Karta Kecamatan Talang Empat Kabupaten Bengkulu Tengah.

Ada pula pengerjaan dua plat duiker, satu gorong-gorong, dan timbunan jalan sepanjang 1,78 kilometer dan tebal 20 centimeter serta sejumlah penyuluhan.

Kemudian ada pula program tambahan dari Kepala Staf Angkatan Darat dengan pembangunan rumah tidak layak huni 1 titik, 5 titik sumur bor, ketahanan pangan 2 hektare dan penenaman pohon 200 batang.

"Hari ini TMMD telah rampung digelar, tadi sudah saya lihat langsung pengerjaannya dan semoga sesuai spek yang telah ditetapkan," ujar Brigjen Rachmad.

Menurutnya, pembangunan jalan TMMD ini dilakukan untuk menghubungkan Desa Tengah Padang dan Desa Jayakarta yang kerap sulit diakses jika kondisi banjir.

"Selain untuk mengangkut hasil pertanian, jalan ini juga merupakan akses paling cepat menghubungkan antara dua desa ini dan bisa juga sebagai jalan alternatif jika terjadi banjir," ungkapnya.

Brigjen Rachmad pun mengharapkan, jalan yang telah dibangun ini bisa dilanjutkan pembangunannya agar lebih tahan lama dan bermanfaat.

"Tentu harapan kita, kedepan Pemkab bisa melanjutkan pekerjaannya, mungkin di hotmix jalannya," ucap Rachmad.

Sementara itu, Ketua DPRD Bengkulu Tengah, Fepi Suheri mengungkapkan, pihaknya dan Pemkab Bengkulu Tengah akan memprioritaskan perbaikan jalan dan peningkatan kualitas jalan.

"Tentu kelanjutan pembangunan ini sudah seharusnya kita lakukan, namun karena kondisi keuangan saat ini sedang dilakukan refocusing, mungkin akan kita lakukan di tahun 2026," ucapnya.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved