Berita Bengkulu Tengah
Program 100 Hari Bupati, Targetkan Pembangunan ULP PLN di Bengkulu Tengah
Pemkab Bengkulu Tengah mengusulkan pembangunan Unit Layanan Pelangan (ULP) PLN sendiri di Kabupaten Bengkulu Tengah pada tahun 2025.
Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Yunike Karolina
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Pemkab Bengkulu Tengah mengusulkan pembangunan Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN di Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi bengkulu pada tahun 2025.
Selama ini, pemenuhan kebutuhan listrik di Kabupaten Bengkulu Tengah masih menginduk ke tiga kabupaten/kota, yakni Kabupaten Kepahiang, Kabupaten Bengkulu Utara dan Kota Bengkulu.
Untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bengkulu Tengah, pemkab telah melakukan berbagai upaya untuk mendirikan ULP PLN sendiri.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bengkulu Tengah, Hertoni Agus Satria menjelaskan, pembangunan program ULP PLN di Bengkulu Tengah ini merupakan salah satu Program 100 Kerja Bupati dan Wakil Bupati.
“Selama ini, pelayanan listrik di Kabupaten Bengkulu Tengah masih bergantung pada unit dari Kota Bengkulu, Kabupaten Kepahiang, dan Kabupaten Bengkulu Utara,” ujar Hertoni.
Dengan kondisi seperti ini kerap sekali menyebabkan penanganan gangguan listrik menjadi lambat, karena tidak adanya unit khusus yang menangani permasalahan kelistrikan secara langsung di Bengkulu Tengah.
Tak hanya pelayanan saja yang terganggu, dengan Bengkulu Tengah yang masih menumpang di tiga daerah, membuat PAD dari Pajak Penerangan Lampu Jalan tak bisa dipungut secara optimal.
Berbeda apabila nantinya Kabupaten Bengkulu Tengah sudah ada unit pelayanan sendiri, PAD dari penerangan jalan juga tidak akan terbagi ke daerah lain dan bisa dimanfaatkan sepenuhnya untuk kepentingan daerah.
“Kalau kita sudah memiliki ULP sendiri, maka untuk PAD Pajak Penerangan Lampu Jalan bisa kita pungut dengan maksimal dan tidak berbagi seperti yang selama ini kita terima,” beber Hertoni.
Lanjut Hertoni, saat ini, pihaknya masih menunggu keputusan dari PLN terkait perizinan dan prosedur pembangunan unit tersebut.
PLN meminta lahan minimal seluas 1,2 hektare untuk lokasi ULP dan Pemkab Bengkulu Tengah sudah menyiapkan lahan seluas 1,5 hektare untuk dijadikan lahan ULP PLN.
Dengan adanya keberadaan unit pelayanan listrik di Kabupaten Bengkulu Tengah dapat meningkatkan efisiensi serta memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.
“Saat ini kita terus berkoordinasi dengan pihak PLN agar pembangunan unit pelayanan listrik ini dapat segera direalisasikan. Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik di Bengkulu Tengah,” jelas Hertoni.
Baca juga: Jelang Idul Fitri 1446 H, Arus Lalu Lintas di Bengkulu Tengah Mulai Meningkat
| Potensi Hasil Laut Melimpah, Warga Bengkulu Tengah Berlatih Olah Ikan Jadi Nuget |
|
|---|
| Kebakaran di SPBU Lubuk Sini Bengkulu Tengah Dipicu Motor Terbakar saat Isi BBM |
|
|---|
| Kronologi Kebakaran SPBU Lubuk Sini Bengkulu Tengah, Motor Terbakar Saat Isi BBM |
|
|---|
| Kebakaran di SPBU Lubuk Sini Bengkulu Tengah, 1 Unit Motor Terbakar |
|
|---|
| 2 Pencuri Sawit di Bengkulu Tengah Diringkus Polisi, Tapi Dibebaskan karena Korban Tak Melapor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/73-Perusahaan-di-Bengkulu-Tengah-Belum-Maksimalkan-Dana-CSR-Pemkab-Segera-Aktifkan-Forum-CSR.jpg)