Rabu, 27 Mei 2026

Berita Kota Bengkulu

Hasil Sidak DKPP Kota Bengkulu, Daging di Sejumlah Pasar Aman Dikonsumsi

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bengkulu, tidak menemukan daging tak layak jual di sejumlah pasar tradisional di Kota Bengkulu.

Tayang:
Aghisty Firan Marenza/TribunBengkulu.com.
HASIL INSPEKSI PASAR- Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Henny Kusuma Dewi, ketika diwawancarai TribunBengkulu.com. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Aghisty Firan Marenza 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU- Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bengkulu, tidak menemukan daging tak layak jual di sejumlah pasar tradisional di Kota Bengkulu.

Temuan tersebut merupakan hasil inspeksi mendadak atau sidak menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Henny Kusuma Dewi, mengungkapkan hasil positif dari pemeriksaan yang dilakukan. 

“Alhamdulillah, dengan menggunakan alat pH meter, kita menemukan bahwa kondisi daging yang ada di pasar sangat baik dengan pH berkisar antara 5 hingga 6. pH 5 itu adalah pH normal, yang menandakan bahwa daging tersebut layak untuk dikonsumsi,” kata Henny.

Lebih lanjut, Henny menjelaskan bahwa selama proses pemeriksaan, tidak ditemukan daging yang dicurigai tidak layak. 

“Kami telah melakukan pemeriksaan di beberapa pasar besar, seperti Pasar Minggu dan Pasar Panorama, dan alhamdulillah, tidak ada temuan daging yang tidak memenuhi syarat kesehatan," tuturnya.

Henny juga menjelaskan mengenai isu daging gelonggongan yang sempat beredar di masyarakat. "Sejauh ini, rumor mengenai daging gelonggongan sepertinya tidak bisa diterapkan di Bengkulu. Daging yang dijual harus laku dalam sehari, dan jika tidak, itu akan merugikan pedagang sendiri," tambahnya.

Dalam pemeriksaan, Henny dan tim juga melakukan pemeriksaan administrasi dan fisik. Ia memberikan tips kepada konsumen agar lebih teliti saat memilih daging. 

“Daging yang tidak layak biasanya memiliki penampilan pucat, berwarna kehijauan akibat oksidasi, serta memiliki tekstur yang lembek dan berlendir. Aroma yang tidak sedap juga menandakan bahwa daging tersebut tidak layak untuk dikonsumsi," terang Henny.

Ia mengimbau kepada masyarakat, terutama para ibu yang berbelanja di pasar, untuk lebih kritis dalam memilih daging. 

“Cobalah untuk bertanya di mana daging tersebut dipotong dan pilihlah daging dengan ciri-ciri yang sehat, seperti berwarna merah cerah dan konsistensi yang tidak berair,” pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved