Kota Bengkulu Terima Tambahan Stok Hingga 15 Ribu Tabung LPG 3 Kg
Permintaan gas elpiji 3 kilogram di Kota Bengkulu, mengalami peningkatan menjelang Idul Fitri 2025.
Penulis: Aghisty Firan Marenza | Editor: Hendrik Budiman
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Aghisty Firan Marenza
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Permintaan gas elpiji 3 kilogram di Kota Bengkulu, mengalami peningkatan menjelang Idul Fitri 2025.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bengkulu menjamin ketersediaan gas LPG 3 kg dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H.
Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Disperindag Kota Bengkulu, Jasya Arief mengungkapkan, peningkatan ini sudah menjadi tren tahunan setiap mendekati Lebaran untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Pihaknya mendapat tambahan pasokan dari Pertamina, sebanyak 15.000 tabung gas LPG 3 kg sebagai langkah antisipasi terhadap peningkatan permintaan masyarakat.
"Alhamdulillah, ketersediaan LPG 3 kg dalam keadaan aman. Kami juga telah turun ke lapangan bersama tujuh agen untuk memastikan distribusi berjalan lancar," kata Jasya.
Ia menyebutkan, Pertamina melakukan penyaluran tambahan sebanyak 5.000 tabung LPG 3 kg setiap hari selama tiga hari, dari tanggal 20 hingga 22 Maret 2025.
Dengan demikian, total pasokan tambahan mencapai 15.000 tabung di wilayah Kota Bengkulu.
"Tujuh agen di Kota Bengkulu menerima tambahan sekitar 5.000 tabung setiap harinya selama tiga hari. Jika dibutuhkan lebih banyak menjelang Lebaran, kami siap memberikan tambahan lagi," imbuh Jasya.
Langkah ini diambil untuk memastikan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan gas subsidi, terutama saat permintaan meningkat menjelang Lebaran.
"Umumnya, kebutuhan gas melon akan melonjak tajam menjelang Lebaran, khususnya untuk rumah tangga dan usaha mikro seperti warung makan. Karena itu, kami berupaya agar tidak terjadi kelangkaan dan harga tetap stabil," jelasnya.
Disperindag Bengkulu juga telah melakukan pemantauan langsung untuk memastikan distribusi berjalan dengan baik dan menghindari praktik penimbunan atau penyalahgunaan.
"Kami melakukan pengecekan langsung ke beberapa pangkalan untuk memastikan ketersediaan stok dan harga. Sampai saat ini, harga LPG 3 kg di pangkalan masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Kami juga mengingatkan masyarakat agar membeli gas dari pangkalan resmi, bukan dari pengecer yang menjual dengan harga yang lebih tinggi," tegas Jasya.
Dengan penambahan pasokan ini, diharapkan masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan LPG 3 kg, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri yang seringkali diiringi dengan peningkatan kebutuhan untuk memasak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Pangkalan-gas-di-Kelurahan-Kebun-Tebeng.jpg)