Kamis, 16 April 2026

Lebaran 2025

Libur Lebaran 2025, Wisatawan Diingatkan Tidak Mandi di Pantai Panjang Bengkulu

Momen libur lebaran 2025, wisatawan diingatkan tak mandi di Pantai panjang, Kota Bengkulu.

Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Yunike Karolina
Jiafni Rismawarni/TribunBengkulu.com
LIBUR LEBARAN - Suasana di kawasan ikon Pantai Panjang Bengkulu. Pj Sekda Provinsi Bengkulu Herwan Antoni mengingatkan wisatawan agar lebih berhati-hati dan tidak mandi di Pantai Panjang. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Momen libur lebaran 2025, wisatawan diingatkan tak mandi di Pantai panjang, Kota Bengkulu.

 Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Provinsi Bengkulu Herwan Antoni mengingatkan wisatawan lebih berhati-hati dan tidak mandi di Pantai Panjang.

Imbauan ini disampaikan, lantaran tingginya kunjungan wisatawan saat libur Lebaran 2025. Dibarengi dengan adanya potensi gelombang tinggi dan cuaca ekstrem.

"Banyak masyarakat yang datang ke Pantai Panjang, kami imbau agar tidak mandi di sepanjang pantai ini," pesan Herwan.

Lanjut Herwan, keselamatan pengunjung harus menjadi prioritas, terutama bagi para orang tua yang membawa anak-anak ke pantai.

Imbauan ini juga sejalan dengan peringatan dini cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Fatmawati Soekarno Bengkulu yang menyampaikan potensi cuaca ekstrem di wilayah Bengkulu dan sekitarnya pada 4 hingga 6 April 2025.

"Pantai Panjang ini sangat berisiko dan berbahaya karena ombaknya cukup besar. Mari kita jaga keselamatan di hari raya ini. Selamat menikmati libur panjang," imbuhnya.

Informasi dari Prakirawan Cuaca BMKG Bengkulu, cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang, disebabkan adanya belokan angin, konvergensi, kelembapan udara tinggi di berbagai lapisan atmosfer.

Serta kondisi udara labil, yang dapat memicu pertumbuhan awan konvektif atau awan hujan.

Untuk itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan menghindari aktivitas yang berisiko tinggi, terutama di kawasan pesisir selama periode cuaca ekstrem berlangsung.

Petugas gabungan dari BPBD, Satpol PP, dan tim SAR telah disiagakan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Cuaca ekstrem ini diestimasikan terjadi di hampir seluruh wilayah Provinsi Bengkulu.

Wilayah yang diprakirakan terdampak meliputi Mukomuko, Bengkulu Utara, Lebong, Rejang Lebong, Kepahiang, Bengkulu Tengah, Kota Bengkulu, Seluma, Kaur, dan Bengkulu Selatan. Kondisi ini diprediksi berlangsung secara berturut-turut mulai 4, 5, hingga 6 April 2025.

Baca juga: Meningkat, Okupansi Hotel di Kota Bengkulu Capai 80 Persen Selama Libur Lebaran 2025

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved