Minggu, 12 April 2026

PSU Pilkada Bengkulu Selatan

Menakar Potensi Kemenangan Paslon di PSU Pilkada Bengkulu Selatan

Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Bengkulu Selatan akan digelar pada 19 April 2025 mendatang, diprediksi berlangsung sengit

Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Hendrik Budiman
Nur Rahma Sagita/TribunBengkulu.com
PENETAPAN NOMOR URUT - Foto bersama KPU, Bawaslu dan tim LO pasangan nomor urut saat selesai melakukan penetapan nomor urut Bupati dan Wakili Bupati pada Minggu (23/3/2025). Nomor urut kembali ditetapkan untuk PSU pada 19 April 2025. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Bengkulu Selatan akan digelar pada 19 April 2025 mendatang, diprediksi berlangsung sengit.

 Hal ini diungkapkan oleh Pakar Hukum Tata Negara, Prof. Dr. Juanda, pada Sabtu (5/4/2025).

Ia menjelaskan mengenai hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mendiskualifikasi Calon Bupati (Cabup) Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi karena hakim menilai jabatan Gusnan telah sampai dua periode.

Tak akan banyak mempengaruhi hasil dari PSU nantinya, bagi Suryatati yang menggantikan Gusnan.

Pada Pilkada Serentak lalu, pasangan Gusnan Mulyadi-Ii Sumirat menang dengan perolehan 37.968 suara.

Disusul oleh pasangan calon Rifai Tajudin dan Yevri Sudianto, yang meraih 37.150 suara.

Sementara pasangan calon Elva Hartati Murman dan Makrizal Nedi memperoleh 25.519 suara.

Menurutnya, dari ketiga pasangan calon memiliki kans pemenangan sendiri, serta selisih perolehan suara tipis dari Pilkada Serentak 2024 lalu. 

Ditambah lagi dengan kehadiran Suryatati sebagai pengganti Gusnan Mulyadi yang tentunya tidak bisa dipandang sebelah mata.

Lantaran, Suryatati memiliki jaringan luas dari keluarga Agusrin M Najamuddin.

Serta hubungan kekerabatan Ii Sumirat dengan mantan Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah.

"Pasangan ini hadir dengan semangat baru yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Suryatati merupakan figur perempuan dari Partai NasDem yang memiliki rekam jejak politik yang kuat, ditambah jaringan luas dari keluarga Agusrin. Ii Sumirat dengan mantan Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah. Ini adalah kombinasi yang menjanjikan dalam kontestasi PSU mendatang,” ungkap Juanda.

Ia juga menyoroti peran penting Sultan B Najamudin, adik Surtati, yang kini menjabat Ketua DPD RI, dalam memberikan dukungan politik di tingkat nasional. Dengan adanya dukungan dari tokoh pusat, potensi kemenangan pasangan ini semakin besar.

Sehingga, pasangan calon lainnya perlu mencermati dinamika ini secara seksama.

Ia menekankan pentingnya komunikasi politik di tingkat akar rumput, agar calon pemimpin tidak hanya bergantung pada kekuatan elite, tetapi juga memperoleh kepercayaan masyarakat secara langsung.

"Pemimpin daerah harus mampu menunjukkan visi perubahan yang konkret, bukan semata mengandalkan potensi lokal. Dukungan pusat tetap menjadi faktor krusial dalam pembangunan daerah," tutupnya.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved