Kamis, 4 Juni 2026

Berita Mukomuko

Stok Elpiji 3 Kg di Mukomuko Bengkulu Aman Hingga Usai Lebaran 2025

Stok gas elpiji 3 kg di Mukomuko Bengkulu aman usai lebaran 2025, Disperindagkop-UKM Akan Lakukan Sidak.

Tayang:
Panji Destama/TribunBengkulu.com
GAS ELPIJI - Pangkalan gas elpiji di Kelurahan Koto Jaya, Kecamatan Kota Mukomuko, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, Senin (7/4/2025). Stok gas elpiji 3 kg di Mukomuko Bengkulu aman usai lebaran 2025, Disperindagkop-UKM Akan Lakukan Sidak. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO - Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop-UKM) Kabupaten Mukomuko, memastikan stok gas elpiji 3 kilogram atau gas elpiji subsidi aman usai lebaran 2025.

Hal ini dijelaskan, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop-UKM) Kabupaten Mukomuko, Nurdiana saat dikonfirmasi TribunBengkulu.com, Senin (7/4/2025).

“Usai lebaran stok gas elpiji 3 kilogram di Mukomuko dipastikan aman, pendistribusian berjalan terus dari agen ke pangkalan,” ungkap Nurdiana, saat dikonfirmasi TribunBengkulu.com, Senin (7/4/2025).

Selama lebaran hingga saat ini, pendistribusian dari agen ke pangkalan terus dilakukan.

Baca juga: Misteri Hilangnya Rahma di Sungai Mukomuko Bengkulu, Awalnya Ayahnya Tak Tahu Rahma Pergi ke Sungai

Namun dua hari sempat berhenti karena hari raya Idul Fitri 1446 H. Setelah hari raya Idul Fitri 1446 H pendistribusian kembali lancar.

“Sempat terhenti dua hari karena libur lebaran, namun kembali normal lagi sekarang,” tutur Nurdiana.

Pendistribusian gas elpiji 3 kilogram di Mukomuko bisa mencapai 5.000 tabung per hari, untuk kebutuhan 261 pangkalan di 15 Kecamatan di Mukomuko.

Terkait laporan tersebut, Nurdiana memastikan kebutuhan masyarakat akan gas elpiji ini terpenuhi usai lebaran 2025.

“Laporan yang masuk itu hingga 5.000 tabung gas elpiji untuk 15 Kecamatan kita, jadi dipastikan stok aman usai lebaran,” jelas Nurdiana.

Selain itu, Nurdiana juga mengajak masyarakat untuk mengawasi pangkalan gas di Mukomuko. Dikhawatirkan adanya pangkalan yang nakal menjual gas elpiji 3 kg ke warung-warung.

Dengan begitu gas elpiji di pangkalan akan cepat habis dan harga gas elpiji 3 kilogram bisa lebih tinggi dari harga eceran pemerintah.

“Kita juga minta masyarakat untuk mengawasi pangkalan yang nakal, khawtirnya pangkalan ini menjual gas ke warung-warung jadi stok cepat habis,” kata Nurdiana.

“Nanti harga gas elpiji 3 kilogram di warung bisa lebih tinggi dari harga eceran pemerintah, kalau warga melihat ada pangkalan yang nakal silahkan di foto, kita juga nanti akan sidak kembali ke pangkalan untuk memastikan stok gas elpiji,” tutup Nurdiana.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved