Kamis, 4 Juni 2026

Berita Bengkulu Tengah

Petani di Bengkulu Tengah Sumringah, Harga Gabah Dibeli Rp 6.500 per Kilogram

Ratusan petani asal Desa Sri Kuncoro Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah merasa senang usai harga gabah mengalami peningkatan

Tayang:
Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Yunike Karolina
Ho TribunBengkulu.com/Kades Sri Kuncoro Romadhan
PANEN PADI - Kepala Desa Sri Kuncoro Romadhan saat melakukan panen di areal persawahan Desa Sri Kuncoro Kecamatan Pondok Kelapa Bengkulu Tengah, Minggu (6/4/2025). Ratusan petani asal Desa Sri Kuncoro Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah sumringah usai harga gabah mengalami peningkatan pada tahun 2025. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Ratusan petani asal Desa Sri Kuncoro Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu sumringah usai harga gabah mengalami peningkatan pada tahun 2025.

Desa Sri Kuncoro sendiri merupakah salah satu lokasi penghasil gabah paling tinggi di Bengkulu Tengah. Secara total terdapat lebih dari 200 hektare sawah dengan hasil panen mencapai 5-6 ton gabah tiap hektarenya.

Saat ini, sesuai dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto, harga beli gabah di Bengkulu Tengah mencapai Rp 6.500 per kilogram.

Kepala Desa Sri Kuncoro, Romadhan mengungkapkan, pada panen kali ini warga desanya menghasilkan ribuan ton gabah siap jual.

"Alhamdulillah, hasil panen kali ini cukup baik, jika ditotalkan, dari desa kita saja, gabah yang dihasilkan mencapai ribuan ton," ujar Romadhan, Selasa (22/4/2025).

Dengan penetapan harga saat ini, Romadhan mengaku, banyak para petani yang merasa bahagia dan senang, karena penghasilan para petani menjadi meningkat.

"Sekarang, gabah kebanyakan dibeli oleh pihak bulog, tapi ada juga yang dibeli oleh pengepul, untuk harga merata di Rp 6.500 perkilogram," sampainya.

Pertanian di Desa Sri Kuncoro juga telah menerapkan sistem yang cukup baik, dengan menggunakan perlatan seperti mesin panen otomatis.

"Yang kita harapkan sekarang itu, perbaikan saluran irigasi saja, soalnya sawah kita masih tadah hujan," ucap Romadhan.

Jika saluran irigasi sudah maksimal, Romadhan yakin, gabah yang dihasilkan akan meningkat drastis.

Baca juga: Bupati Rachmat Riyanto Sidak Jembatan Lagan Bungin Bengkulu Tengah: Bulan Depan Diperbaiki

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved