Berita Rejang Lebong
Bertahap, Jasa Pelayanan Nakes di RSUD Rejang Lebong Bengkulu Dibayarkan
Bertahap, Jaspel Nakes di RSUD Rejang Lebong Telah Dicairkan. Untuk Desember dan Januari.
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Yunike Karolina
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Jasa Pelayanan (Jaspel) tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu mulai dibayarkan.
Ratusan nakes RSUD Rejang Lebong telah menanti pembayaran remunerasi ini sejak bulan Desember 2024.
Jasa pelayanan merupakan uang jasa yang diberikan kepada nakes yang sudah melakukan pelayanan terhadap pasien yang seharusnya dibayar setiap bulan.
Nominal yang diterima berbeda-beda tergantung dari jumlah pelayanan terhadap pasien. Klaim pembayaran Jaspel ini melalui BPJS Kesehatan.
Plt Dirut RSUD Rejang Lebong Nova Friska Elianti, M. Kes mengatakan, untuk Jaspel yang sempat tertunggak saat ini telah mulai dibayarkan.
Meskipun pembayarannya dilakukan secara bertahap. Adapun jaspel yang telah disalurkan ke ratusan nakes itu untuk bulan Desember 2024 dan Januari 2025.
"Betul, sudah kita salurkan untuk Jaspel Nakes, ini yang untuk bulan Desember dan Januari," ujar Nova.
Dijelaskan Nova, untuk Desember 2024 ada sebanyak 592 nakes yang menerima pembayaran jaspel dengan total anggaran sekitar Rp 902 juta.
Sedangkan untuk Januari 2025 ada 427 nakes yang menerima pembayaran jaspel dengan total anggaran sekitar Rp 1,2 miliar. Sedangkan untuk bulan Februari dan Maret 2025, masih menunggu tahap selanjutnya.
"Karena memang pencairan ini tidak bisa dilakukan setiap bulannya, Insyallah secepatnya kita salurkan dan lancar prosesnya," lanjut Nova.
Terkait penyebab sempat lamanya pembayaran jaspel terhadap ratusan nakes itu karena perlu formula, yang mana formula atau rincian pembayarannya sedang dibahas ulang.
Akhirnya setelah formulanya selesai dan regulasinya telah ada, maka pembayaran bisa dilakukan.
Nova juga menjelaskan, nominal jaspel yang harus dibayarkan kepada nakes itu berbeda-beda. Besaran jaspel tergantung dari masing-masing nakes dalam melayani jumlah pasien.
"Kalau untuk nominalnya berbeda-beda, tergantung kinerja nakesnya. Saya berharap seluruh nakes di bawah naungan RSUD Rejang Lebong untuk dapat lebih memaksimalkan kinerja dan kualitas pelayanan bagi pasien," kata Nova.
Baca juga: Tantangan Target PAD Retribusi Pasar di Rejang Lebong Bengkulu, Tak Pernah Capai Rp 1,2 Miliar
| Tim Gabungan Lakukan Pengusiran Beruang Madu di Rejang Lebong, Belum Ada Kemunculan Terbaru |
|
|---|
| Serapan Gabah dan Beras BULOG Rejang Lebong Capai 1.260 Ton, Dukung Capaian Nasional 3 Juta Ton |
|
|---|
| Daya Beli Masyarakat Menurun, Penjualan Beras Lokal di Rejang Lebong Merosot Sejak Desember 2025 |
|
|---|
| Pencetakan KTP-el di Rejang Lebong Sempat Terkendala, Server SIAK Nasional Bermasalah |
|
|---|
| Jembatan Penghubung Desa Lubuk Belimbing I dan II di Rejang Lebong Ambrol usai Dilalui Truk |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/RSUD-Rejang-Lebong.jpg)