Berita Bengkulu Selatan
Nelayan di Bengkulu Selatan Keluhkan Susah Melaut Akibat Pendangkalan Muara
Curhat salah satu nelayan Pantai Pasar Bawah Depi Hariyadi (35) menyebutkan dirinya kesusahan untuk pergi dan pulang melaut saat pendangkalan muara.
Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Hendrik Budiman
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Curhat salah satu nelayan Pantai Pasar Bawah Bengkulu Selatan Depi Hariyadi (35) kesusahan untuk pergi melaut akibat pendangkalan muara.
“Kalau muara lagi dangkal ini susah untuk pergi dan pulang melaut, perahu kita tidak bisa berlayar dan kita harus mendorongnya untuk ketengah agar bisa berlayar,” ujar depi saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Kamis (01/05/2025).
Depi berharap kepada pemerintah agar permasalahan yang telah lama menjadi kendala bagi para nelayan ini agar dapat dibuat pelabuhan yang nantinya dapat memudahkan para nelayan untuk pergi dan pulang melaut.
“Ini sebenarnya sudah menjadi kendala lama, dan jika kita sudah ada pelabuhan seperti halnya di Pulai Baii Kota Bengkulu pastinya akan lebih memudahkan kami saat melaut pada malam hari,” jelas Depi.
Baca juga: Lelang 7 Jabatan Eselon II Pemkab Bengkulu Selatan Kosong Masih Tunggu Izin
Selain kendala saat muara dangkal nelayan juga mengalami kendala saat cuaca buruk angin dan badai, namun kalau ini kan keadaan alam dan tidak bisa di prediksi kapan terjadi.
“Kalau cuaca ini sudah menjadi tantangan kita bagi nelayan, namun cuaca buruk dan baik juga terkadang tidak mempengaruhi rezeki karena tetap kembali pada rezeki masing-masing,” ungkap Depi.
Namun saat ini sudah dua minggu belakang, Depi cuaca sudah cukup bagus untuk melaut.
Sehingga tidak ada kendala angin dan badai serta hujan yang terjadi saat cuaca buruk yang telah terjadi beberapa bulan yang lalu.
“Jadi kita kalau lagi ada rezeki itu biasa sehari melaut itu dapat keuntungan capai Rp 10 juta hingga Rp 15 juta perhari, namun kadang kalau sedang tidak ada rezeki bahkan kita hanya mendapat keuntungan hanya Rp 50 ribu sehari,” kata Depi.
| Oknum Camat Ngamuk Pecahkan Meja Sekolah, Bupati Bengkulu Selatan Buka Suara Soal Sanksi |
|
|---|
| Nasib Oknum Camat di Bengkulu Selatan Ngamuk Pecahkan Meja Sekolah Kini Dinonaktifkan |
|
|---|
| Kronologi Camat Ngamuk Pecahkan Meja di SMPN 1 Bengkulu Selatan karena Tak Terima Nilai Anak Rendah |
|
|---|
| Reaksi Sekda soal Oknum Camat di Bengkulu Selatan Ngamuk-Pecahkan Meja Gegara Nilai Anak Rendah |
|
|---|
| Kepala SMPN 1 Bengkulu Selatan Buka Suara Soal Oknum Camat Rusak Meja Tak Terima Nilai Anak Rendah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Curhat-Depi-nelayan-Pantai-Pasar-Bawah-BS.jpg)