Kamis, 4 Juni 2026

Harga Ayam di Pasar Tradisional Ampera Kembali Turun, Sekarang Rp 30 Ribu Per Kilogram

Update harga ayam potong di pasar tradisional Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu.

Tayang:
Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Rita Lismini
Nur Rahma Sagita/TribunBengkulu.com
HARGA AYAM POTONG - Lapak Tati pedagang ayam potong di Pasar Tradisonal Ampera, Kamis (01/05/2025). Tati menyebutkan harga ayam kembali turun sekarang Rp 30 ribu per kilogram. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Update harga ayam potong di pasar tradisional Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu.

Harga ayam potong hari ini, Jumat 02 Mei 2025 di Pasar Ampera Kecamatan Pasar Manna turun Rp 30 ribu per kilogram. 

Harga ayam turun lagi sejak beberapa hari ini yang terakhir di jual minggu kemarin dari harga Rp 32 ribu per kilogram. Sedangkan harga ayam tertinggi itu saat lebaran yaitu Rp 40 ribu per kilogram.

"Sudah bebera hari ini turun lagi dari sebelumnya Rp 32 ribu sekarang turun lagi Rp 30 ribu per kilogram,” ujar pedagang ayam potong Tati (46) kepada TribunBengkulu.com, Jumat (02/05/2025).

Lanjut Tati, harga ayam sudah mulai turun sangat drastis ini disebabkan oleh stok ayam yang sedang banyak saat ini. Sehingga ia membeli harga modal lebih murah dibanding biasanya, sehingga penjualan saat ini menggikuti harga modal ayam saat ini.

Tati berharap, stok ayam potong di Bengkulu Selatan tetap stabil. Begitupun dengan harga ayam agar masyarakat pembeli tidak mengeluh karena harga ayam mahal.

"Kami sekarang mengikuti harga modal biasanya harga ayam tinggi itu kalau ada libur nasional,” beber Tati.

Sehingga Tati menyebutkan, harga ayam yang sudah berangsur turun ini hal biasa karena saat ini tidak ada menjelang hari besar nasional, maka stok ayan dan permintaan konsumen saat ini juga cukup stabil.

“Jadi kalau hari biasa itu tidak mempengaruhi penjualan dan minatpun juga stabil, sedangkan saat libur nasional atau hari besar nasional itu permintaan minat pembeli ini meningkat sehingga harga jual ikut naik,” kata Tati.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved