Kamis, 4 Juni 2026

Berita Bengkulu Selatan

Sampah di Bengkulu Selatan Berserakan, DLHK: Perlu Kerja Sama dan Kesadaran Masyarakat

Sampah di Tebing Lubuk Manau tepatnya di Jalan Kayu Kunyit, Kecamatan Manna Kabupaten Bengkulu Selatan ini semakin banyak dan membludak.

Tayang:
Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Hendrik Budiman
Nur Rahma Sagita/TribunBengkulu.com
SAMPAH LIAR - Kondisi sampah liar di Tebing Lubuk Manau, Jumat (02/05/2025). Sampah di Tebing Lubuk Manau tepatnya di Jalan Kayu Kunyit, Kecamatan Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan kembali berserakan. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Sampah di Tebing Lubuk Manau tepatnya di Jalan Kayu Kunyit, Kecamatan Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan kembali berserakan.

Sampah ini membuat para pengendara terutama roda dua menutup hidungya saat melintasi jalan tersebut karena aroma yang tidak sedap. 

Bau itu sendiri bersumber dari sampah rumah tangga seperti bekas makanan setiap harinya yaitu, bekas nasi, bekas sayur bahkan bekas-bekas plastik dan sampah rumah tangga lainnya terlihat ditumpukan sampah tersebut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Bengkulu Selatan Haroni menyebut pihaknya kewalahan untuk membersihkan sampah-sampah liar ini. 

Apalagi, saat ini armada yang digunakan pihaknya yang terbatas yaitu hanya 5 armada yang masih berfungsi dengan baik.

“Sebenarnya sampah liar ini menjadi bagian kendala kita, karena kita setiap hari itu mendahulukan mengambil sampah-sampah yang ada di perumahan-perumahan yang setiap bulannya membayar dan menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bengkulu Selatan,” ujar Haroni kepada TribunBengkulu.com, Jumat (2/5/2025).

Baca juga: 12 Laporan Dugaan Kecurangan di PSU Bengkulu Selatan Dihentikan, Ini Penjelasan Bawaslu

Sampah ini merupakan tugas bersama, jadi tidak hanya tugas DLHK karena kalau sampah hanya tugas DLHK maka sampai kapan pun permasalahan sampah liar yang ada di Tebing Lubuk Manau ini tidak akan pernah habis.

Hal ini disebabkan tidak adanya kesadaran dari masyarakat.

“Kemarin itu sebelum hari Raya Idul Fitri 1446 H kita sudah bersihkan semua sampah liar yang ada di Tebing Lubuk Manau, sudah bersih dan tidak ada tersisah. Namun setelah lebaran sampah itu kian banyak dan kita kesusahan untuk membersihkannnya karena setiap harinya terus bertambah. Jika selesai mengangkut sampah di perumahan kita lakukan pengangkutan sampah-sampah liar ini,” jelas Haroni.

Haroni berharap kepada semua masyrakat sekitar agar mari bersama-sama menjaga kebersihan sampah, jangan hanya DLHK saja yang bekerja karena sampah ini merupakan tugas kerja sama jika ingin lingkungan bersih.

“Kalah hanya kita dari DLHK sampai kapanpun permasalahan sampah tidak akan selesai. Sekali lagi kami mintak kepada masyarakat untuk kerja sama dan kesadarannya untuk menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan,” kata Haroni.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved