Rabu, 22 April 2026

Pendangkalan Pelabuhan Pulau Baai

KMP Pulo Tello Kembali Berlayar ke Pulau Enggano Bengkulu, Penumpang Masih Dilangsir

Kapal Motor Penumpang (KMP) Pulo Tello kembali berlayar menuju Pulau Enggano Bengkulu, pada Sabtu (9/5/2025).

Penulis: Aghisty Firan Marenza | Editor: Yunike Karolina
HO TribunBengkulu.com/ASDP
PENDANGKALAN PULAU BAAI - Proses pengisian BBM untuk KMP Pulo Tello yang tengah lego jangkar menggunakan kapal nelayan, Jumat (9/5/2025). KMP Pulo Tello kembali berlayar menuju Pulau Enggano Bengkulu, pada Sabtu (10/5/2025). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Aghisty Firan Marenza 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Kapal Motor Penumpang (KMP) Pulo Tello kembali berlayar menuju Pulau Enggano Bengkulu, pada Sabtu (10/5/2025).

Pelayaran dari dan menuju Pulau Enggano yang secara administratif masuk wilayah Kabupaten Bengkulu Utara terkena imbas pendangkalan Pelabuhan Pulau Baai sejak (25/3/2025).

Pada 14 April dan 27 April 2025, KMP Pulo Tello sempat berlayar, dengan cara melangsir penumpang dari Pelabuhan Pulau Baai Kota Bengkulu menuju kapal yang berlabuh di laut karena tidak bisa bersandar.

KMP Pulo Tello kembali berlayar setelah mendapat pasokan BBM yang juga terhambat karena adanya pendangkalan Pelabuhan Pulau Baai.

Kembali berlayarnya KMP Pulo Tello juga merupakan hasil kesepakatan bersama masyarakat Enggano, camat, Polsek Eggano, Koramil Enggano dan semua kades di Pulau Enggano.

"Iya sebelumnya memang tidak dapat berlayar dikarenakan BBM yang sangat terbatas. Kemudian ini merupakan inisiatif kami, agar dapat membantu masyarakat Enggano, supaya kapal dapat berlayar kembali," kata Kepala Supervisi Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) KMP Pulo Tello, Radmiadi

Radmiadi menerangkan, proses pengisian bahan bakar menggunakan kapal perahu nelayan, dengan menggunakan selang yang diisi di dalam tedmond untuk dibawa ke KMP Pulo Tello, yang sedang lego jangkar.

"Hari ini (Jumat, 9 Mei 2025) isi BBM kapal dilangsir. Alhamdulillah beres, besok (Sabtu, 10 Mei 2025) rencana berangkat ke Enggano. Mudah-mudahan dikasih kelancaran dan keselamatan," harap Radmiadi.

Lanjut Radmiadi, dari hasil kesepakatan bersama bahwa penumpang nantinya akan dilansir menggunakan perahu nelayan, dari Ferry ASDP ke KMP Pulo Tello, dengan biaya Rp 20 ribu per orang.

"Masyarakat Enggano juga sudah setuju semua," sambungnya.

Akan ada 3 perahu nelayan berukuran sedang dengan kapasitas 20 orang untuk melangsir para penumpang.

"Nanti sebelum naik ke kapal, akan kita pasangkan life jaket, serta dikawal oleh petugas," jelas Radmiadi.

Baca juga: Warga Enggano Datangi Kantor Gubernur Bengkulu, Tuntut Ganti Rugi Imbas Pendangkalan Pulau Baai

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved