Senin, 8 Juni 2026

Berita Mukomuko

Polres dan Pemkab Mukomuko Panen Jagung, Bupati: Masyarakat Juga Harus Manfaatkan Pekarangan

Polres dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko melaksanakan panen jagung, di komplek perkantoran Pemkab Mukomuko.

Tayang:
Panji Destama/TribunBengkulu.com
PANEN JAGUNG - Bupati Mukomuko, Choirul Huda dan Kapolres Mukomuko, AKBP Riky Crisma W bersama FKPD Mukomuko saat memanen jagung, di Komplek perkantoran Pemkab Mukomuko, Senin (19/5/2025). Bupati dan Kapolres Mukomuko mengajak masyarakat memanfaatkan lahan kosong untuk ketahanan pangan. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO - Polres dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko melaksanakan panen jagung di kompleks perkantoran Pemkab Mukomuko, Senin (19/5/2025).

Dalam panen jagung di lahan seluas lebih dari satu hektare ini, Bupati Mukomuko Choirul Huda menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat ketahanan pangan.

Apa yang diinisiasi oleh Polres Mukomuko ini, menurut Huda, adalah salah satu langkah konkret dalam mewujudkan ketahanan pangan di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan salah satu inisiasi dari Polri untuk mewujudkan ketahanan pangan di Kabupaten Mukomuko,” ungkap Choirul Huda saat memanen jagung.

Huda juga mengajak masyarakat Kabupaten Mukomuko untuk memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam tanaman bermanfaat, seperti apotek hidup, cabai, atau tanaman kebutuhan pokok lainnya. 

Pemanfaatan lahan kosong, menurutnya, dapat mendukung ketahanan pangan secara mandiri.

“Masyarakat juga harus memanfaatkan lahan kosong di rumahnya untuk menanam tanaman bermanfaat seperti apotek hidup ataupun untuk ketahanan pangan,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Mukomuko AKBP Riky Crisma W. menyampaikan bahwa jagung-jagung yang telah dipanen akan diserahkan kepada dinas terkait untuk diolah. 

Nantinya, hasil olahan tersebut akan kembali didistribusikan kepada masyarakat, baik sebagai pakan ternak maupun keperluan lainnya.

“Hasil panen ini nanti diolah untuk dibagikan atau didistribusikan ke masyarakat kembali,” jelas AKBP Riky.

Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti ini tidak hanya dilakukan sekali. 

Pihaknya berencana untuk terus menanam jagung, bekerja sama dengan seluruh desa dalam pemanfaatan lahan seluas satu hektare.

“Kita juga bekerja sama dengan desa untuk memanfaatkan satu hektare lahan. Kemudian masyarakat juga memanfaatkan lahan mereka yang tidur. Setelah panen ini, kita juga akan kembali menanam jagung,” tutup AKBP Riky.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved