Minggu, 7 Juni 2026

Berita Bengkulu Selatan

Dinsos Bengkulu Selatan Luncurkan Program Gelisa untuk Lansia yang Tidak Punya Keluarga

Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bengkulu Selatan luncurkan program Gerakan Peduli Lansia (Gelisa).

Tayang:
Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Ricky Jenihansen
Nur Rahma Sagita/TribunBengkulu.com
GERAKAN GELISA - Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bengkulu Selatan, Efredy Gunawan kepada TribunBengkulu.com, Rabu (21/5/2025). Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bengkulu Selatan luncurkan program Gerakan Peduli Lansia (Gelisa). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bengkulu Selatan meluncurkan program Gerakan Peduli Lansia (Gelisa). 

Program ini bertujuan untuk membantu lansia berusia 60 tahun ke atas yang terlantar dan tidak memiliki keluarga yang merawatnya. 

Masyarakat diimbau melaporkan jika menemukan lansia dalam kondisi tersebut kepada Dinsos.

Kepala Dinsos Bengkulu Selatan, Efredy Gunawan kepada TribunBengkulu.com, Rabu (21/5/2025) menjelaskan, “Kami imbau apabila ada masyarakat yang menemukan lansia terlantar untuk dibawa ke kami, karena lansia dan orang terlantar dilindungi oleh negara. Negara harus hadir dalam bentuk nyata, seperti menitipkan lansia ke Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Provinsi Bengkulu.”

Efredy melanjutkan, sejak Januari hingga April 2025, Dinsos telah membawa dua lansia ke Panti Jompo Bengkulu. 

Mereka adalah Ibu Puniyem (80), yang ditemukan terlantar di Pekan Kutau dan Pasar Ampera, serta Bapak Jamari (90) dari Desa Bandar Agung, Kecamatan Ulu Manna. 

Jamari tidak terurus karena anaknya mengalami gangguan jiwa.

“Kedua lansia tersebut dibawa ke Panti Jompo Bengkulu atas keinginan mereka sendiri, kami hanya memfasilitasi,” ujar Efredy.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved