Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Mukomuko

Tingkat Literasi di Mukomuko Bengkulu hanya 51 Persen, Arpusda Lakukan Bimtek Membaca Nyaring

Tingkat literasi membaca di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu saat ini hanya 51 persen, target itu masih jauh untuk mengejar target nasional.

Tayang:
Panji Destama/TribunBengkulu.com
LITERASI MEMBACA - Wakil Bupati Mukomuko, Rahmadi AB saat berfoto bersama peserta Bimtek Membaca Nyaring di Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kabupaten Mukomuko, Rabu (21/5/2025). Tingkat literasi membaca di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu saat ini hanya 51 persen, target itu masih jauh untuk mengejar target nasional yakni 74 persen. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO - Tingkat literasi membaca di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu saat ini hanya 51 persen, hal itu masih cukup jauh untuk mengejar target nasional.

Tingkat literasi membaca itu masih jauh dari target nasional yakni 74 persen, untuk itu Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kabupaten Mukomuko, menggelar bimbingan teknis (Bimtek) membaca nyaring untuk guru, pengelola perpustakan dan orang tua.

Wakil Bupati Mukomuko, Rahmadi AB mengatakan, dengan adanya kegiatan ini, dapat meningkatkan minta membaca khususnya anak-anak Kabupaten Mukomuko.

“Saya ucapkan terimakasih buat Dinas Aspusda Mukomuko yang telah menggelar kegitan ini, untuk meningkatkan minat membaca bagi anak-anak kita yang ada di Kabupaten Mukomuko ini, karena membaca itu sangat penting,” ungkap Rahmadi AB saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Rabu (21/5/2025).

Rahmadi menjelaskan, dengan adanyan kegiatan membaca nyaring ini, dapat melatih orang tua, guru maupun pengelola perpustakaan, bagaimana cara membaca lebih cepat kepada anak-anak.

Khususnya untuk anak-anak ditingkat PAUD, SD hingga SMP. Kegiatan yang berdampak positif ini pihaknya akan menyelenggarakannya setiap tahun.

“Untuk kepentingan anak-anak Kabupaten Mukomuko khususnya membaca ini, kita berusaha mencari anggaran untuk melakukan kegiatan ini setiap tahun,” tutur Rahmadi.

Sementara itu, Kepala Dinas Arpusda Mukomuko, Winarto mengungkapkan, selain menggelar kegiatan membaca nyaring ini.

Pihaknya juga meminta setiap desa yang memiliki perpustakaan desa, dapat meningkatkan minta baca di desa.

“Untuk meningkatkan minat membaca ini, kita perlu menggelar kegiatan yang dapat meningkatkan kesadaran minat membaca,” jelas Winarto.

Selain itu, Winarto juga mengajak masyarakat Kabupaten Mukomuko untuk meningkatkan kesadaran membaca melalui konten-konten video.

Kemudian, pihaknya juga melakukan lomba bagi perpustakaan desa, serta melakukan pelatihan-pelatihan bagi pustakawan maupun masyarakat.

“Kita juga melakukan upaya meningkatkan kesadaran membaca bagi masyarakat melalui konten-kontrn video, lomba perpustakaan desa hingga pelatihan pustakawan dan masyarakat, upaya ini dilakukan karena tingkat kesadaran membaca kita masih sangat rendah,” tutup Winarto.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved