Berita Bengkulu Tengah
BBM Langka di Bengkulu Tengah, Bupati Rachmat Riyanto minta Masyarakat Tidak Panik
Rachmat Riyanto meminta masyarakat untuk tidak panik dan menghadapi kondisi ini dengan penuh kesabaran.
Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Ricky Jenihansen
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Bengkulu Tengah masih mengalami kelangkaan pada Selasa (27/5/2025) sejak satu minggu terakhir.
Seluruh SPBU yang ada di Kabupaten Bengkulu Tengah tampai ramai dengan antrean dari para pengendara.
Bahkan, terdapat beberapa pengendaea yang harus mengantre hingga 10 jam untuk mendapatkan BBM di SPBU.
Menyikapi hal ini, Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto meminta masyarakat untuk tidak panik dan menghadapi kondisi ini dengan penuh kesabaran.
"Tadi malam saya dapat informasi bahwa BBM disetiap SPBU sudah masuk 8 ton liter untuk satu hari, secara hitungan ini sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bengkulu Tengah," ujar Rachmat, Selasa (27/5/2025).
Dengan kondisi saat ini, pembeli BBM di Bengkulu Tengah tidak hanya pengendara dari Bengkulu Tengah, namun banyak juga yang berasal dari Kota Bengkulu.
"Karena sekarang masih antre panjang, mohon pembelian BBM di SPBU dibatasi terlebih dahulu, 5 liter untuk sepeda motor dan 25 liter untuk mobil. Nanti setelah kondisi normal baru pembatasan akan kita cabut," ucapnya.
Diakui Rachmat, pihaknya tidak lepas tangan atas kondisi ini, Ia terus melakukan koordinasi dengan Pemprov Bengkulu dan Pertamina.
"Pemkab Bengkulu Tengah terus berkoordinasi dengan Pemprov, koordinasi dengan pertamina serta pihak-pihak terkait, agar kelangkaan BBM ini bisa segera diatasi," sampainya.
Warga Antre 7 Jam
Puluhan kendaraan tampak mengantre di SPBU Ujung Karang Kabupaten Bengkulu Tengah, Senin (26/5/2025).
Padahal BBM di SPBU Ujung Karang masih kosong dan belum diketahui, kapan BBM tersebut akan tiba.
Tampak, warga yang lelah mengantre di kendaraan memilih duduk di sekitar mesin pengisian BBM.
Salah satu pengendara, Yadi warga Desa Ujung Karang mengaku telah mengantre sejak pukul 07.00 WIB agar mendapatkan antrean lebih awal.
| Distan Bengkulu Tengah Turun ke Pabrik, Cek Penyebab Harga TBS Masih di Bawah Ketetapan Pemprov |
|
|---|
| Gaji ke-13 ASN Bengkulu Tengah Segera Cair, Anggaran Disiapkan Rp18 Miliar |
|
|---|
| Marak Penipuan Digital dan Judi Online, Pemkab Bengkulu Tengah Perkuat Literasi Keuangan Warga |
|
|---|
| PAW DPRD Bengkulu Tengah, Zenrodi Gantikan ST Mukhlis yang Terjerat Korupsi Dana Desa |
|
|---|
| Warga Penanding Bengkulu Tengah Dukung Langkah Kodim, Jembatan Permanen Tetap Jadi Harapan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Pro-Kontra-ASN-Wajib-Berdomisili-di-Bengkulu-Tengah-Bupati-Rachmat-Wajib-Loyal-Pada-Pimpinan.jpg)