Selasa, 9 Juni 2026

Berita Bengkulu Tengah

BBM Langka di Bengkulu Tengah, Bupati Rachmat Riyanto minta Masyarakat Tidak Panik

Rachmat Riyanto meminta masyarakat untuk tidak panik dan menghadapi kondisi ini dengan penuh kesabaran.

Tayang:
Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Ricky Jenihansen
Suryadi Jaya
BBM LANGKA - Bupati Rachmat Riyanto saat diwawancarai, Selasa (20/5/2025). Rachmat Riyanto meminta masyarakat untuk tidak panik dan menghadapi kondisi ini dengan penuh kesabaran. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Bengkulu Tengah masih mengalami kelangkaan pada Selasa (27/5/2025) sejak satu minggu terakhir.

Seluruh SPBU yang ada di Kabupaten Bengkulu Tengah tampai ramai dengan antrean dari para pengendara.

Bahkan, terdapat beberapa pengendaea yang harus mengantre hingga 10 jam untuk mendapatkan BBM di SPBU.

Menyikapi hal ini, Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto meminta masyarakat untuk tidak panik dan menghadapi kondisi ini dengan penuh kesabaran.

"Tadi malam saya dapat informasi bahwa BBM disetiap SPBU sudah masuk 8 ton liter untuk satu hari, secara hitungan ini sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bengkulu Tengah," ujar Rachmat, Selasa (27/5/2025).

Dengan kondisi saat ini, pembeli BBM di Bengkulu Tengah tidak hanya pengendara dari Bengkulu Tengah, namun banyak juga yang berasal dari Kota Bengkulu.

"Karena sekarang masih antre panjang, mohon pembelian BBM di SPBU dibatasi terlebih dahulu, 5 liter untuk sepeda motor dan 25 liter untuk mobil. Nanti setelah kondisi normal baru pembatasan akan kita cabut," ucapnya.

Diakui Rachmat, pihaknya tidak lepas tangan atas kondisi ini, Ia terus melakukan koordinasi dengan Pemprov Bengkulu dan Pertamina.

"Pemkab Bengkulu Tengah terus berkoordinasi dengan Pemprov, koordinasi dengan pertamina serta pihak-pihak terkait, agar kelangkaan BBM ini bisa segera diatasi," sampainya.

Warga Antre 7 Jam

Puluhan kendaraan tampak mengantre di SPBU Ujung Karang Kabupaten Bengkulu Tengah, Senin (26/5/2025).

Padahal BBM di SPBU Ujung Karang masih kosong dan belum diketahui, kapan BBM tersebut akan tiba.

Tampak, warga yang lelah mengantre di kendaraan memilih duduk di sekitar mesin pengisian BBM.

Salah satu pengendara, Yadi warga Desa Ujung Karang mengaku telah mengantre sejak pukul 07.00 WIB agar mendapatkan antrean lebih awal.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved