Jumat, 5 Juni 2026

Berita Mukomuko

Kebakaran 15 Hektare Lahan Gambut di Mukomuko Bengkulu, Pemadaman Terkendala Akses Jalan

Warga diimbau saat ini cuaca sedang panas, diminta tak ada aktifitas membakar sampah ataupun lainnya.

Tayang:
Panji Destama/TribunBengkulu.com
KEBAKARAN LAHAN - Petugas BPBD Mukomuko Bengkulu, saat memadamkan api di lahan gambut seluas 15 hektare, Rabu (27/5/2025). Pemadaman lahan dilakukan dengan alat seadanya berupa mesin pompa air. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO - Kebakaran lahan gambut seluas 15 hektare, Selasa (27/5/2025), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mukomuko Bengkulu sempat terkendala saat pemadaman api. 

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mukomuko Ruri Irwandi, mengatakan pihaknya menurunkan 10 orang untuk melakukan penanggulangan bencana tersebut.

“Hari ini kita lakukan pemadaman api di lahan gabut di SP 7 Kecamatan XIV Koto,” ungkap Ruri.

Ruri menjelaskan, kebakaran itu terjadi pertama kali pada Minggu 25 Mei 2025 sekitar pukul 17.00 WIB.

Kejadian itu, api melahap setidaknya 5 hektar lahan di Desa Rawa Mulya, Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko.

Baca juga: Foto-foto 15 Hektar Lahan Gambut Kelapa Sawit di Mukomuko Bengkulu Terbakar

“Kejadian hari Minggu kemarin melahap 5 hektare lahan gabut di Desa Rawa Mulya,” tutur Ruri.

Ruri juga menjelaskan, setelah mendapatkan laporan itu, pihaknya mencoba memadamkan api.

Namun saat memadamkan api, pihaknya terkendala sumber air di lahan tersebut tidak ada.

“Kemarin terkendala sumber air yang tidak ada, jadi hari ini kami menggunakan alat berat untuk membuat sumur sementara sebagai penampungan air agar api tak menyebar,” jelas Ruri.

Selain itu, Ruri mengungkapkan pihaknya juga terkendala akses jalan yang susah dilewati kendaraan pengangkut air.

Dengan menggunakan alat berat pihaknya bisa membuat sumur sementara untuk menapung air.

“Akses jalan menuju lokasi kebakaran lahan ini, cukup sulit dilewati kendaraan pembawa air, hari ini kita mulai memadamkan api,” kata Ruri.

Ruri mengungkapkan, untuk kebakaran lahan ini, belum sampai ke permukiman warga.

Pihaknya juga mengingatkan warga, saat ini cuaca sedang panas, diminta tak ada aktifitas membakar sampah ataupun lainnya.

“Cuaca saat ini sedang panas, kita minta masyarakat tidak melakukan aktivitas yang mengakibatkan kebakaran lahan dan lainnya,” tutup Ruri

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved