Teror Maling di Bengkulu Utara
Teror Maling di Bengkulu Utara, Warga dan Polisi Gencarkan Ronda dan Patroli Malam Hari
Warga Bengkulu Utara tingkatkan ronda malam dalam mengantisipasi maraknya pencurian dengan pemberatan (Curat) spesialis pembobolan rumah dan warung.
Penulis: Bima Kurniawan | Editor: Ricky Jenihansen
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Bima Kurniawan
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU UTARA - Warga Bengkulu Utara meningkatkan ronda malam sebagai langkah antisipatif terhadap maraknya aksi maling atau pencurian dengan pemberatan (curat), terutama yang menyasar rumah dan warung milik warga.
Kasus curat yang terjadi di sejumlah desa seperti Gunung Selan, Kalbang, Tanjung Karet, dan Taba Baru belakangan ini meresahkan masyarakat. Dalam beberapa minggu terakhir, aksi para pelaku terus berulang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunBengkulu.com, puluhan rumah dan warung telah menjadi target pembobolan, dengan total kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Menanggapi situasi tersebut, Kepala Desa Gunung Selan, Amir Hamzah, menyampaikan bahwa warganya telah menggelar ronda malam demi mencegah kejadian serupa terulang.
"Iya upaya kami melaporkan kejadian curat ini kepada pihak kepolisian dan menggelar ronda malam untuk mengantisipasi ini terjadi kembali," ucap Amir, yang mencatat sebanyak 10 kasus curat terjadi di Desa Gunung Selan selama Mei 2025.
Senada dengan Amir, Kepala Desa Kalbang, Edi Susanto, juga mengungkapkan keresahan warganya atas maraknya kasus serupa.
"Intinya kami lah resah, dengan keadaan seperti ini kami bergulir untuk melakukan patroli malam," ujar Edi.
Sementara itu, Kepala Dusun Desa Taba Baru, Kastan Syharoni (43), menyatakan bahwa warga setempat juga telah mengambil langkah antisipatif.
"Upaya kami mengadakan ronda dan mengimbau warga untuk menjaga rumahnya masing-masing," terang Kastan.
Di sisi lain, Kasat Reskrim Polres Bengkulu Utara, Iptu Imam Dipsa Maulana, menjelaskan bahwa pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan intensif dan memburu para pelaku yang diduga terlibat dalam serangkaian kasus tersebut.
“Kami sudah mulai melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap para pelaku,” jelas Imam.
Sebagai langkah preventif, Satreskrim Polres Bengkulu Utara juga akan meningkatkan intensitas patroli, terutama di wilayah-wilayah rawan pada malam hingga dini hari.
“Petugas kami akan melakukan patroli rutin di daerah-daerah yang rawan, terutama saat malam hari,” tutup Imam.
| Maling di Suka Langu Ternyata Bukan Komplotan yang Selama Ini Meresahkan Warga Bengkulu Utara |
|
|---|
| Detik Mencekam Warga Suka Langu Bengkulu Utara Tangkap Maling, Dompet Pelaku Jatuh Sebelum Kabur |
|
|---|
| Kesaksian Delva, Korban Maling di Desa Suka Langu Bengkulu Utara, Sempat Dicekik saat Pergoki Pelaku |
|
|---|
| Pengakuan Rendi, Maling di Suka Langu Bengkulu Utara yang Kepergok Warga: Sudah 3 Kali |
|
|---|
| Sosok Rendi, Maling di Suka Langu Bengkulu Utara yang Kepergok dan Dihajar Warga saat Beraksi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/ANTISIPASI-CURAT-BU.jpg)