Kamis, 4 Juni 2026

Iduladha 2025

Wabup Mukomuko Bengkulu, Rahmadi AB Sidak Pasar Lubuk Pinang Jelang Iduladha, Harga dan Stok Stabil

Harga dan stok bahan pokok di Pasar Lubuk Pinang stabil, Wabup Minta Disperindag-UKM perbaiki tata kelola pasar.

Tayang:
HO Disperindag-UKM Mukomuko
SIDAK PASAR - Wakil Bupati Mukomuko, Rahamadi AB, bersama TNI-Polri dan Kejaksaan di Pasar Lubuk Pinang, Mukomuko, Kamis (5/6/2025). Harga dan stok bahan pokok stabil, Wabup minta Disperindag perbaiki tata kelola pasar. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO - Wakil Bupati Mukomuko, Rahmadi AB sidak ke Pasar Lubuk Pinang, Kecamatan Lubuk Pinang, Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu, Kamis (5/6/2025).

Sidak itu dilakukan bersama Kepala Disperindagkop-UKM Mukomuko, Nurdiana, TNI-Polri dan Kejaksaan.

Sidak itu dilakukan untuk memantau harga bahan pokok serta ketersediaan bahan pokok di pasar Lubuk Pinang menjelang Idul Adha 1446 H.

“Hari ini kita melihat ketersediaan dan harga bahan pokok di Pasar Lubuk Pinang, bersama TNI-Polri dan Kejaksaan,” ungkap Rahmadi saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Kamis (5/6/2025).

Rahmadi menjelaskan, dari pemantauan yang dilakukan pihaknya, ketersediaan dan harga bahan pokok di pasar Lubuk Pinang mencukupi dan stabil.

Seperti cabai merah di harga Rp 30 ribu per kilogram, beras lokal Rp 210 ribu per kaleng, bawang merah Rp 35 ribu per kilogram dan bawang putih Rp 30 ribu per kilogram.

“Harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar Lubuk Pinang, cukup dan stabil, seperti cabai merah Rp 30 ribu per kilogram,” tutur Rahmadi.

Rahmadi juga menjelaskan, pihaknya juga melakukan penelusuran dan pengecekan soal tata kelola di pasar Lubuk Pinang ini.

Ia juga sudah mengatakan kepada Disperindag-UKM Mukomuko melihat tata kelola pasar Lubuk Pinang ini, masih perlu adanya perbaikan.

“Tadi sudah saya bilang ke Disperindag untuk mengakomodir pasar ini dengan baik, agar tertata rapi,” jelas Rahmadi.

Selain itu, ia mengungkapkan pasar merupakan salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) untuk Mukomuko.

Pihaknya nanti akan berkoordinasi dengan beberapa dinas lain terkait penataan pasar agar rapi, untuk mengenjot PAD Mukomuko.

“Kami rapatkan dulu dengan instansi lain, agar pasar ini tertata dengan rapi, karena pasar merupakan salah satu sumber PAD,” tutup Rahmadi.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved