Berita Bengkulu Utara
Pelatihan Kerja di Bengkulu Utara, Wabup Sumarno: Bekal Mencari Kerja
Disnakertrans Bengkulu Utara menggelar pelatihan kerja di Balai Latihan Kerja (BLK) Desa Gunung Besar.
Penulis: Bima Kurniawan | Editor: Ricky Jenihansen
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Bima Kurniawan
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU UTARA - Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bengkulu Utara menggelar program pelatihan kerja bagi 80 peserta melalui Balai Latihan Kerja (BLK), pada Senin (16/6/2025).
Kegiatan yang berlangsung di BLK Bengkulu Utara, Desa Gunung Besar, Kecamatan Arma Jaya, dimulai sekitar pukul 09.50 WIB. Program ini difokuskan pada peningkatan produktivitas dan keterampilan tenaga kerja.
Terdapat empat jenis pelatihan yang diberikan, yaitu pelatihan menjahit, operator komputer muda, tata rias wajah, serta pembuatan kue dan roti.
Wakil Bupati Bengkulu Utara, Sumarno, yang membuka secara resmi kegiatan tersebut, mengingatkan para peserta untuk bersungguh-sungguh dalam mengikuti setiap sesi pelatihan.
"Peserta harus betul-betul serius dalam mengikuti pelatihan dan memperhatikan ilmu yang diberikan oleh instrukturnya," ucap Sumarno.
Ia berharap para peserta dapat menyerap ilmu dengan maksimal, sehingga bisa menjadi bekal dalam mencari pekerjaan.
"Harapannya ilmu yang diberikan bisa jadi bekal peserta ke depan untuk mencari kerja," lanjutnya.
Kepala Disnakertrans Bengkulu Utara, Sutrino, menambahkan bahwa para instruktur yang terlibat merupakan tenaga ahli di bidang masing-masing. Hal ini bertujuan agar materi pelatihan tersampaikan secara tepat dan sesuai kebutuhan di lapangan.
“Kami menghadirkan instruktur berpengalaman sesuai bidangnya, sehingga pelatihan ini tidak hanya teoritis tetapi juga praktis dan menyentuh kebutuhan industri,” ujar Sutrino.
Sebanyak 80 peserta yang ikut merupakan warga Kabupaten Bengkulu Utara. Mereka dibagi rata ke dalam empat pelatihan, masing-masing diikuti oleh 20 orang.
"Masing-masing kegiatan pelatihan itu 20 orang, jadi 4 kegiatan ada 80 orang," jelasnya.
Sutrino juga menjelaskan bahwa durasi setiap pelatihan berbeda-beda, disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing keterampilan.
"Ini bervariasi, ada yang 28 hari, 15 hari dan ada yang 2 hari juga karena masing-masing keterampilan membutuhkan waktu yang berbeda-beda," terangnya.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa tujuan utama pelatihan ini adalah untuk membekali peserta dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri saat ini.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta mampu meningkatkan kompetensi kerja, produktivitas, dan kesejahteraannya, serta dapat bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif,” tutup Sutrino.
Program ini diharapkan menjadi langkah strategis Pemerintah Daerah dalam menyiapkan tenaga kerja yang siap pakai dan memiliki daya saing tinggi di tengah dinamika dunia industri.
| Dua Petani Bengkulu Utara Ditangkap dan Ditahan Usai Konflik Lahan dengan Perusahaan Sawit |
|
|---|
| Tahun Kedua Kepemimpinan, Bupati Arie Prioritaskan Pembangunan Jalan dan Jembatan di Bengkulu Utara |
|
|---|
| Masuk Tahun Kedua Kepemimpinan, Bupati Arie Genjot Pembangunan Jalan dan Jembatan Bengkulu Utara |
|
|---|
| Bupati Arie Tinjau Lokasi Banjir di Batik Nau Bengkulu Utara, Bantuan Segera Disalurkan |
|
|---|
| Potret Perjuangan Anak Desa Tanjung Genting Bengkulu Utara Berangkat Sekolah Melintasi Banjir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/PELATIHAN-TENAGA-KERJA-BU.jpg)