Berita Kepahiang
Tips Beli Cabai Murah di Kepahiang Bengkulu, Bisa Dapat Harga Rp 23 Ribu
Harga cabai di Kepahiang, Bengkulu, cukup terjangkau dan stabil beberapa pekan terakhir.
Penulis: Romi Juniandra | Editor: Ricky Jenihansen
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra
TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Harga cabai di Kepahiang, Bengkulu, cukup terjangkau dan stabil beberapa pekan terakhir.
Di Pasar Rakyat Kepahiang, harga cabai bervariasi, antara Rp 30 ribu per kilogram, hingga Rp 35 ribu, per kilogram.
Namun, warga sebenarnya bisa mendapatkan harga yang lebih murah lagi, yakni dengan membeli langsung ke petani.
Salah satu warga, Weni mengatakan memiliki kenalan seorang petani cabai.
Selama musim panen, Weni selalu membeli cabai langsung ke kenalannya ini.
"Kalau di pasar, harganya paling murah Rp 30 ribu per kilogram. Tapi, kalau beli langsung, lebih murah, cuma Rp 23 ribu, per kilogram," kata Weni kepada TribunBengkulu.com, Selasa (17/6/2025).
Hanya saja, Weni mengatakan beli cabai langsung ke petani ini tidak bisa dalam jumlah besar.
Paling banyak, hanya satu atau dua kilogram.
"Tapi, cukuplah kalau untuk makan sehari-hari," ujar Weni.
Jika tidak memiliki kenalan petani, warga juga masih bisa mendapatkan harga yang lebih murah saat di pasar.
Warga Permu, Tatang, mengatakan untuk mendapatkan harga lebih murah di pasar, warga bisa datang pagi-pagi sekali, atau bahkan subuh.
Saat itu, pedagang biasanya baru mendapatkan stok, dan bersedia menjual harga lebih murah kepada pelanggan pertama.
Keuntungan lain, cabai yang didapatkan juga lebih segar, berbeda dengan cabai yang dibeli di siang atau sore hari.
"Kalau siang, harganya Rp 30 ribu, cabainya kurang segar. Kalau bisa datang subuh, kita bisa dapat di harga Rp 25 ribu, cabainya segar," ungkap Tatang.
| PAD Kepahiang Tembus Rp20,4 Miliar, BKD Masih Tunggu Laporan Penerimaan OPD dan BLUD |
|
|---|
| Kepahiang Terima DBH Rp7,7 Miliar, tapi Masih Punya Beban Utang Program Rp23 Miliar |
|
|---|
| Terima DBH Rp7,7 Miliar dari Pemprov Bengkulu, Kepahiang Belum Cukup Tutupi Gagal Bayar Rp23 Miliar |
|
|---|
| Pemkab Kepahiang Kembali Raih Opini WTP, Bupati Zurdi Nata Sebut Hasil Kerja Keras Seluruh OPD |
|
|---|
| Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Kepahiang: Kemajuan Teknologi Tanpa Moral Bisa Menyesatkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Cabai-di-Pasar-Rakyat-Kepahiang-Minggu-1562025-lalu.jpg)