Berita Kepahiang
Titik Rawan Kecelakaan di Kepahiang Bengkulu, Termasuk Daerah Pegunungan dan Perbatasan
Kepahiang Bengkulu telah memetakan beberapa wilayah yang dinilai rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Kepahiang.
Penulis: Romi Juniandra | Editor: Ricky Jenihansen
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra
TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Dinas Perhubungan (Dishub) Kepahiang Bengkulu telah memetakan beberapa wilayah yang dinilai rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Kepahiang.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kepahiang, Febrian Hendra mengatakan dari data pihaknya, ada belasan titik di seluruh Kepahiang yang dinilai rawan laka lantas.
Salah satu yang paling rawan adalah daerah pegunungan, atau perbatasan antara Kepahiang dan Bengkulu Tengah.
Kondisi jalan yang curam, serta adanya jurang di sisi jalan serta belokan tajam, menjadikan daerah dinilai rawan.
Kemudian, titik-titik lain tersebar, seperti di Kecamatan Ujan Mas, hingga ke Muara Langkap di Bermani Ilir.
"Penyebabnya banyak, ada kondisi jalan, kerusakan jalan, hingga penerangan yang minim," kata Febrian kepada TribunBengkulu.com, Selasa (17/6/2025).
Untuk pencegahan kecelakaan, Febrian mengatakan pihaknya telah bekerjasama dengan pihak terkait, seperti Satlantas Polres Kepahiang untuk memetakan titik-titik rawan.
Kemudian, ada perbaikan di jalan yang jadi tanggungjawab kabupaten, atau bekerjasama dengan kementerian terkait di jalan nasional.
"Belum semuanya bisa kita lakukan. Karena itu, masyarakat pengguna jalan juga kami imbau untuk selalu berhati-hati," ujar dia.
Untuk jalan pegunungan sendiri, kecelakaan yang memakan korban jiwa terakhir terjadi pada Sabtu, (7/6/2025) lalu.
Kasatlantas Polres Kepahiang, Iptu Alex Candra Winata menjelaskan kejadian sendiri terjadi sekitar pukul 11.30 WIB siang.
Saat kejadian, korban atas nama Fredy Wijaya dari Kepahiang sedang menuju Kota Bengkulu, berboncengan dengan korban Ismar Hendrawan.
Tiba-tiba, di lokasi, saat tikungan kiri dan kondisi hujan, sepeda motor korban bertabrakan dengan sebuah mobil yang menuju arah Kepahiang.
"Pengendara sepeda motor meninggal dunia, dan memang sempat dibawa ke RSUD Kepahiang," kata Iptu Alex.
| BKD dan PUPR Jadi OPD dengan Temuan BPK Terbanyak di Kepahiang |
|
|---|
| Harga Bahan Pokok Naik, Pedagang Rumah Makan di Kepahiang Keluhkan Pendapatan Menurun |
|
|---|
| PAD Kepahiang Tembus Rp20,4 Miliar, BKD Masih Tunggu Laporan Penerimaan OPD dan BLUD |
|
|---|
| Kepahiang Terima DBH Rp7,7 Miliar, tapi Masih Punya Beban Utang Program Rp23 Miliar |
|
|---|
| Terima DBH Rp7,7 Miliar dari Pemprov Bengkulu, Kepahiang Belum Cukup Tutupi Gagal Bayar Rp23 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Pusat-kota-Kepahiang-di-Tugu-Kopi.jpg)