Kamis, 4 Juni 2026

Berita Bengkulu Utara

Informasi Lalu Lintas Perbaikan Jembatan Lais Bengkulu Utara, Sempat Macet Berjam-jam

Kemacetan di Jalinbar Lais Bengkulu Utara akibat pembangunan jembatan bailey kini terkendali, diberlakukan sistem buka tutup selama pengerjaan.

Tayang:
Penulis: Bima Kurniawan | Editor: Ricky Jenihansen
M Bima Kurniawan/TribunBengkulu.com
INFORMASI LALU LINTAS - Kondisi arus lalu lintas di Kecamatan Lais Kabupaten Bengkulu Utara pada Minggu (22/6/2025).Kemacetan di Jalinbar Lais Bengkulu Utara akibat pembangunan jembatan bailey kini terkendali, diberlakukan sistem buka tutup selama pengerjaan. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Bima Kurniawan  

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU UTARA - Kemacetan di ruas Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Sumatera, tepatnya di Kecamatan Lais, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, akhirnya terkendali pada Minggu (22/6/2025).

Sebelumnya, video amatir merekam kemacetan berjam-jam di ruas jalan tersebut hingga viral di media sosial.

Pelaksana proyek penggantian Jembatan Lais, Zambit, menjelaskan bahwa pekerjaan konstruksi akan berlangsung sejak Mei hingga Desember 2025.

"Pelaksanaan penggantian jembatan ini akan berlangsung pada Mei–Desember 2025," ucap Zambit.

Namun, saat pembangunan jembatan bailey (jembatan sementara_red) yang dimulai pada Kamis malam (19/6/2025) hingga Sabtu dini hari (21/6/2025), arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan hingga sekitar 1 kilometer.

"Sebelumnya sudah kami prakirakan arus lalu lintas ini, namun saat dimulai pengerjaan jembatan bailey ini ternyata mengalami kemacetan," jelas Zambit.

Setelah pembangunan jembatan bailey selesai, arus lalu lintas berangsur-angsur kembali aman dan terkendali.

"Setelah selesai pembangunan jembatan bailey, arusnya berangsur terkendali," terang Zambit.

Selama pengerjaan jembatan utama masih berlangsung, diberlakukan sistem buka-tutup arus lalu lintas dari arah Ketahun maupun arah Lais, bekerja sama dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkulu Utara.

"Sembari kami melanjutkan pengerjaan jembatan, sementara kami berlakukan buka tutup arus lalu lintas ini," ungkap Zambit.

Selain berkoordinasi dengan Satlantas, pihaknya juga menyiagakan sekitar delapan orang petugas tambahan untuk membantu mengatur lalu lintas, dengan sistem shift empat orang per enam jam.

"Kami juga menyiapkan sekitar 8 orang personel yang juga membantu mengatur arus lalu lintas selama 24 jam," jelas Zambit.

Ia turut mengimbau para pengendara yang melintasi jalur tersebut agar bersabar saat sistem buka-tutup diterapkan, guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama proses pengerjaan berlangsung.

"Iya, imbauan saya untuk pengendara yang melintas, harap bersabar, paling lambat 10 menit untuk buka-tutup arus ini," imbau Zambit.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved