Selasa, 9 Juni 2026

Berita Kepahiang

Siring dan Drainase Jadi Keluhan Warga, PUPR Kepahiang Bengkulu Pastikan Jadi Program Prioritas

pusat kota Kepahiang, Bengkulu, seperti di Kelurahan Padang Lekat, Pasar Kepahiang, Dusun Kepahiang, hingga Desa Kuto Rejo mengeluhkan keadaan siring

Tayang:
Penulis: Romi Juniandra | Editor: Ricky Jenihansen
Romi Juniandra/TribunBengkulu.com
SIRING DRAINASE KEPAHIANG - Sampah dan banjir yang meluber dari drainase di Kepahiang, Provinsi Bengkulu, Selasa (24/6/2025). Warga mengeluhkan kondisi ini sudah terjadi sejak lama. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra

TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Warga di sekitaran pusat kota Kepahiang, Bengkulu, seperti di Kelurahan Padang Lekat, Pasar Kepahiang, Dusun Kepahiang, hingga Desa Kuto Rejo mengeluhkan keadaan siring dan drainase yang tersumbat.

Tersumbatnya siring dan drainase ini, kata warga, juga menyebabkan banjir saat hujan lebat melanda.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas PUPR Kepahiang Teddy Adeba, ST ME melalui Kabid Bina Marga, Hardiono mengatakan perbaikan dan pengerukan siring dan drainase ini akan menjadi program prioritas.

Hanya saja, karena keterbatasan anggaran, pada tahun 2025 ini, fokus PUPR adalah perbaikan sementara pada jalan berlubang di sekitaran pusat kota.

Namun, pada tahun 2026 mendatang, anggaran akan difokuskan untuk perbaikan siring dan drainase.

"Sudah kita lihat dan kita pelajari. Memang drainase ini harus dibenari, dan kalau bisa memang dibuat baru," kata Hardiono kepada TribunBengkulu.com, Selasa (24/6/2025).

Sebelumnya, warga Desa Kuto Rejo dan Kelurahan Dusun Kepahiang, Kepahiang Bengkulu mengeluhkan kondisi siring atau drainase yang tersumbat di jalan utama pusat kota Kepahiang.

Pantauan TribunBengkulu.com, kondisi siring di sepanjang jalan utama ini sendiri cukup lebar dan dalam, dengan lebar sekitar satu meter, dan kedalaman sekitar 60 cm.

Siring atau drainase ini kemudian ditutupi dengan trotoar di sisi kiri dan kanan jalan.

Namun, di beberapa titik, seperti di Desa Kuto Rejo, dan beberapa titik lain di Kelurahan Dusun Kepahiang, siring dan drainase ini tersumbat.

Saat hujan turun, aliran air tersumbat, dan membuat air meluber dan membanjiri jalan. Air yang meluber ke jalan ini juga membawa material lumpur, hingga sampah-sampah plastik.

Setiap hujan, selain jalan yang digenangi air, sampah-sampah juga kemudian berserakan, membuat arus lalu lintas terganggu.

Salah satu warga, Linggih mengatakan kondisi ini seingatnya sudah terjadi sejak lama.

Linggih mengatakan banjir dan sampah ini tidak hanya meluber ke jalanan, namun juga sampai ke rumahnya yang ada di seberang jalan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved