Kamis, 11 Juni 2026

Berita Mukomuko

7 Poktan di Mukomuko Bengkulu Terima Traktor dari Kementan, Wabup: Jangan Diperjualbelikan

Dukung program swasembada pangan, Kementerian Pertanian RI berikan 8 Traktor roda 4 untuk kelompok tani di Mukomuko, Bengkulu.

Tayang: | Diperbarui:
Panji Destama/TribunBengkulu.com
SWASEMBADA PANGAN - Traktor roda 4 dari Kementerian Pertanian RI di persawahaan Desa Lubuk Gedang, Lubuk Pinang, Mukomuko, Bengkulu, Rabu (25/6/2025). Dukung program swasembada pangan, Kementerian Pertanian RI berikan 8 Traktor roda 4 untuk kelompok tani di Mukomuko, Bengkulu. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO - Kementerian Pertanian Republik Indonesia menyerahkan delapan unit traktor roda empat kepada tujuh kelompok tani di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.

Penyerahan traktor tersebut dilakukan di hamparan sawah Desa Lubuk Gedang, Kecamatan Lubuk Pinang, Mukomuko, pada Rabu (25/6/2025).

Kepala Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) Kementan RI, Sukim Supandi, mengatakan bahwa bantuan traktor ini diberikan untuk mendukung program swasembada pangan.

“Untuk mensukseskan swasembada pangan ini perlu dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan),” ungkap Sukim.

Ia juga menyatakan bahwa pihaknya terbuka terhadap permintaan dari Pemerintah Kabupaten Mukomuko terkait bantuan alsintan untuk menunjang program swasembada tersebut.

“Kesuksesan swasembada pangan tentu sangat bergantung pada sarana dan prasarana. Kami terbuka apabila Pemerintah Kabupaten mengajukan proposal bantuan berupa sarana dan prasarana,” tutur Sukim.

Sementara itu, Wakil Bupati Mukomuko, Rahmadi AB, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat atas bantuan sarana dan prasarana pertanian yang telah diberikan.

Ia menegaskan bahwa alsintan yang diterima tidak boleh diperjualbelikan, dan meminta kelompok tani untuk merawat traktor roda empat tersebut dengan baik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kementerian Pertanian. Kepada kelompok tani, saya minta agar traktor ini tidak diperjualbelikan, dirawat dengan baik, dan selalu diawasi,” jelas Rahmadi.

Rahmadi juga mengingatkan agar kelompok tani mengutamakan kepentingan masyarakat dalam pemanfaatan bantuan, bukan kepentingan keluarga atau orang dekat.

“Pak, ini bantuan untuk masyarakat. Utamakan kepentingan masyarakat, jangan mentang-mentang keluarga atau orang dekat, Pak. Siapa yang dulu membutuhkan, silakan dipinjamkan,” tutup Rahmadi.

Untuk diketahui, desa-desa penerima traktor roda empat tersebut adalah: Desa Lubuk Gedang, Rana Karya, Arah Tiga, Sumber Makmur (2 unit), Suka Pindah, Tanjung Alai, dan Lubuk Pinang.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved